BREAKING NEWS
Minggu, 20 September 2026

Eks PM Malaysia Najib Razak Jadi Tahanan Rumah, Menteri Perhubungan Protes dan Pilih Mundur dari Kabinet Anwar Ibrahim

Dharma - Minggu, 20 September 2026 10:16 WIB
Eks PM Malaysia Najib Razak Jadi Tahanan Rumah, Menteri Perhubungan Protes dan Pilih Mundur dari Kabinet Anwar Ibrahim
Menteri Transportasi Malaysia sekaligus Sekretaris Jenderal Partai Aksi Demokratik (DAP), Anthony Loke. (foto: The Star/Bernama)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Ia menjelaskan langkah tersebut diperlukan agar keputusan politik DAP tidak menimbulkan krisis pemerintahan.

"Kami tidak ingin memberikan amunisi kepada lawan kami untuk mencoba mengancam stabilitas negara dan pemerintahan Anwar," ujarnya.

Meskipun Loke mengundurkan diri dari kabinet, DAP memastikan tetap mendukung pemerintahan Anwar Ibrahim.

DAP merupakan salah satu kekuatan utama dalam koalisi pemerintahan Malaysia.

Laporan Straits Times menyebut DAP menyumbang lebih banyak anggota parlemen untuk pemerintahan koalisi Anwar dibandingkan partai lainnya.

Dengan keputusan tersebut, pengunduran diri Loke tidak secara otomatis berarti DAP meninggalkan pemerintahan.

Loke mengatakan para pemimpin DAP lainnya tetap berada dalam kabinet untuk mencegah terganggunya stabilitas politik dan pemerintahan.

Keputusan Loke berkaitan langsung dengan keputusan Dewan Pengampunan Wilayah Federal mengenai Najib Razak.

Pada 18 September 2026, Dewan Pengampunan memberikan pengampunan bersyarat kepada Najib yang memungkinkan mantan perdana menteri tersebut menjalani sisa hukuman melalui tahanan rumah hingga 23 Agustus 2028, dengan memenuhi sejumlah persyaratan.

Najib sebelumnya menjalani hukuman penjara terkait kasus penyalahgunaan dana SRC International. Ia mulai menjalani hukuman penjara pada Agustus 2022.

Keputusan tersebut berada dalam kewenangan Dewan Pengampunan yang diketuai Raja Malaysia, Sultan Ibrahim Iskandar dari Johor.

Loke mengakui kewenangan Raja dalam memberikan pengampunan.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Purbaya Capres Alternatif 2029?
Pelatihan Legislatif DPM FMIPA Unesa Bahas Pembagian Kekuasaan dan Demokrasi, Dorong Mahasiswa Pahami Batas Wewenang
Ambang Batas Capres Dihapus, Surya Paloh Ungkap Ada Wacana Baru: Capres Didukung Minimal 2 Fraksi
Ketua DPRD Binjai Gusuartini Surbakti Hadiri Bimtek Pemenangan Pemilu Golkar di Batam
Singgung Buzzer dan Antek Asing, Prabowo Ingatkan Santri: Jangan Percaya Semua yang Ada di Media Sosial
Akhirnya Sepakat Indonesia Terima Bantuan Armada Udara Malaysia Padamkan Karhutla
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru
Purbaya Capres Alternatif 2029?

Purbaya Capres Alternatif 2029?

OlehFirdaus ArifinBELUM genap debu pergantian jabatan mengendap, nama Purbaya Yudhi Sadewa sudah dilempar ke gelanggang yang jauh lebih bes

OPINI