Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
Di antara negara yang tercatat tidak hadir terdapat sejumlah negara Arab dan negara yang memiliki hubungan langsung dengan kawasan konflik Timur Tengah.
Mesir, Yordania, Lebanon, dan Suriah termasuk negara yang tercatat tidak berada di ruangan. Arab Saudi, Turki, dan Iran juga masuk dalam daftar tersebut.
Sementara itu, delegasi Bahrain dan Uni Emirat Arab tetap berada di ruang sidang untuk mengikuti pidato Netanyahu.
Kedua negara tersebut merupakan bagian dari negara Arab yang menjalin hubungan diplomatik dengan Israel melalui Abraham Accords.
Aksi keluarnya sejumlah delegasi membuat suasana di ruang Sidang Umum PBB sempat ramai.
Netanyahu kemudian tetap melanjutkan pidatonya di hadapan delegasi yang masih berada di dalam ruangan.
Dalam pidatonya, Netanyahu juga menyindir negara-negara yang meninggalkan ruang sidang.
AFP dan sejumlah media melaporkan Netanyahu menyebut mereka sebagai "pengecut moral".
Aksi walk out tersebut kemudian menjadi salah satu perhatian utama dalam pelaksanaan Sidang Umum PBB ke-81.
Daftar Negara yang Tidak Berada di Ruang Sidang
Berikut daftar 77 negara menurut perhitungan pihak Israel yang disebut tidak berada di ruang sidang ketika Netanyahu berpidato:
Suriname, Tuvalu, Turkmenistan, Yaman, Mesir, Panama, Senegal, Palestina, Sudan, Tunisia, Turki, Venezuela, Antigua dan Barbuda, Belize, Kongo, Oman, Qatar, Arab Saudi, Tonga, Uzbekistan, Angola, Barbados, Kolombia, Komoro, Dominika, Djibouti, Makedonia Utara, San Marino, Afrika Selatan, Somalia, Aljazair, Bangladesh, Brunei Darussalam, Brasil, Chile, Republik Demokratik Kongo (DRC), Lebanon, Liberia, Eritrea, Republik Afrika Tengah, Libya, Mauritania, Yordania, Nikaragua, Madagaskar, Nigeria, Peru, Saint Lucia, Slovenia, Afghanistan, Bahama, Bosnia dan Herzegovina, Botswana, Korea Utara, Eswatini, Suriah, Uganda, Pakistan, Lesotho, Bolivia, Spanyol, Kuba, Guinea Khatulistiwa, Iran, Kirgistan, Irak, Mozambik, Myanmar, Irlandia, Maladewa, Indonesia, Kuwait, Namibia, Malaysia, Guyana, dan Kenya.
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.