Qodari Ungkap Alasan Prabowo Perketat Pengawasan Ekspor Komoditas Strategis
JAKARTA Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Badan Komunikasi Pemerintah Muhammad Qodari mengungkap alasan Presiden Prabowo Subian
EKONOMI
JAKARTA – Komitmen Polri dalam menjaga keamanan dunia maya semakin terlihat dengan dibentuknya Direktorat Reserse Siber di delapan Polda di Indonesia. Langkah ini mendapatkan apresiasi dari berbagai kalangan, termasuk Andri Hutama Putra, Komisaris PT ITSEC Asia Tbk, yang juga merupakan seorang pemerhati keamanan siber. Menurutnya, pembentukan direktorat ini merupakan sinyal positif bahwa Polri serius dalam menangani kejahatan di dunia maya.
Andri Hutama Putra menyatakan, “Saya sebagai praktisi dan pelaku usaha di bidang cybersecurity sejak 2010 sangat mendukung dan mengapresiasi pembentukan direktorat baru di 8 Polda ini. Ini adalah langkah konkret yang membuktikan keseriusan Polri dalam menjaga keamanan siber.” Dia menegaskan bahwa langkah ini akan mempermudah penerapan pendekatan preventif dan korektif, serta meningkatkan literasi masyarakat mengenai ancaman di dunia maya.
Keberadaan direktorat ini juga sangat relevan dengan meningkatnya kasus kejahatan siber belakangan ini, seperti phishing, social engineering, kebocoran data, judi online, dan penyanderaan data. “Tindak kejahatan di dunia maya harus diatasi dengan respons cepat, dan pembentukan direktorat ini diharapkan dapat mempercepat penanganan kasus-kasus tersebut,” ungkap Andri.
Delapan Polda yang telah membentuk Direktorat Reserse Siber meliputi Polda Metro Jaya, Polda Sumatera Utara, Polda Bali, Polda Jawa Barat, Polda Jawa Timur, Polda Jawa Tengah, Polda Sulawesi Tengah, dan Polda Papua. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah mengeluarkan surat telegram bernomor ST/2100/IX/KEP./2024 yang menunjuk direktur untuk masing-masing direktorat di Polda tersebut.
Andri menambahkan, “Kedepannya, diharapkan pembentukan direktorat siber ini akan terus diperluas hingga ke seluruh provinsi dan sektor, sehingga penanganan dan pencegahan kejahatan siber di Indonesia dapat dilakukan dengan lebih responsif.”
Dengan adanya Direktorat Reserse Siber ini, Andri optimis bahwa pengembangan sumber daya manusia (SDM) dalam bidang keamanan siber akan terus dilakukan. Hal ini penting agar Polri dapat lebih siap menghadapi tantangan kejahatan di dunia maya yang semakin kompleks.
Langkah ini diharapkan tidak hanya dapat mengurangi angka kejahatan siber tetapi juga meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap keamanan digital di Indonesia. Ke depan, Polri diharapkan dapat terus berkolaborasi dengan sektor swasta dan masyarakat untuk menciptakan ekosistem digital yang aman dan nyaman.
Pembentukan Direktorat Reserse Siber di delapan Polda adalah langkah strategis yang menunjukkan keseriusan Polri dalam mengatasi masalah kejahatan di dunia maya. Diharapkan, dengan dukungan berbagai pihak, Indonesia dapat menciptakan lingkungan siber yang lebih aman bagi masyarakat.
(K/09)
JAKARTA Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Badan Komunikasi Pemerintah Muhammad Qodari mengungkap alasan Presiden Prabowo Subian
EKONOMI
ANYER Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menilai Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tidak akan mampu menangani seluruh penghitungan kerugian n
NASIONAL
JAKARTA Anggota Komisi I DPR RI Amelia Anggraini menegaskan bahwa pemerintah Indonesia tidak boleh tinggal diam terkait penahanan sejumlah
NASIONAL
JAKARTA Kementerian Sosial (Kemensos) memastikan kesiapan dana bantuan tahap lanjutan senilai lebih dari Rp1 triliun untuk mempercepat pemu
NASIONAL
MEDAN Pemerintah Kota Medan meluncurkan kebijakan baru yang menanggung penuh biaya pengobatan bagi warga yang menjadi korban kejahatan jala
PEMERINTAHAN
MEDAN Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) menegaskan komitmennya dalam upaya pencegahan dan penanganan kekerasan
NASIONAL
MEDAN Pemerintah Kota Medan menyatakan dukungan penuh terhadap pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) Sekolah Rakyat (SR) yang saat in
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Waas menyebut Pemerintah Kota (Pemkot) Medan menanggung iuran BPJS Ketenagakerjaan bagi 17.851 pekerja informal
PEMERINTAHAN
JAKARTA Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) memberikan penghargaan berupa bonus beasiswa senilai Rp10 juta kepada mahasiswa dengan
PENDIDIKAN
JAKARTA Delegasi Ordinariatus Castrensis Indonesia (OCI) atau Keuskupan Militer TNIPolri melakukan audiensi perdana ke Kedutaan Besar V
NASIONAL