Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
Seruan tersebut disampaikan di tengah keluhan mengenai dampak kabut asap lintas batas yang dirasakan masyarakat Malaysia.
Persoalan ini kembali menyoroti pentingnya kerja sama Indonesia dan negara-negara tetangga dalam mencegah kebakaran hutan serta mengendalikan pencemaran udara.
Dalam pidatonya, Kalam menyoroti dampak kabut asap terhadap kesehatan masyarakat Malaysia.
Ia menyebut pencemaran udara dapat menyebabkan kesulitan bernapas, tenggorokan gatal, dan batuk.
Kondisi tersebut juga berpotensi memperburuk penyakit asma serta gangguan kesehatan lainnya.
Dampak kabut asap, menurut Kalam, tidak hanya dirasakan di sektor kesehatan.
Aktivitas pendidikan, pariwisata, dan pekerjaan di perkebunan juga ikut terganggu ketika kualitas udara memburuk.
Ia menyinggung kemungkinan sekolah harus ditutup demi melindungi siswa dari paparan udara tercemar.
Sektor pariwisata pun berisiko mengalami gangguan karena kondisi lingkungan yang tidak sehat, sementara pekerjaan di perkebunan dapat terhenti ketika kabut asap semakin pekat.
Kalam turut menyoroti nasib warga Indonesia yang bekerja di perkebunan Malaysia.
Ketika aktivitas kerja terhenti akibat kabut asap, para pekerja berpotensi kehilangan penghasilan dan kesulitan mengirimkan uang kepada keluarga mereka di Indonesia.
Dalam pidatonya, Kalam juga mempertanyakan anggapan bahwa hutan Indonesia menjadi pemasok oksigen bagi Malaysia.
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.