"Kegiatan ini tidak hanya bertujuan menambah stok darah PMI, tapi juga sebagai sarana pendidikan karakter bagi siswa. Kami ingin membentuk generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tapi juga memiliki empati dan rasa peduli terhadap sesama," jelas Erlawana.
Ia berharap kegiatan seperti ini dapat terus menjadi agenda rutin sekolah, agar siswa semakin memahami pentingnya berbagi dan membantu orang lain sebagai bagian dari nilai-nilai kehidupan.
Kegiatan donor darah dalam rangka menyambut HardikdaAceh ke-66 ini menjadi momentum positif bagi SMAN 7 Banda Aceh untuk menguatkan nilai-nilai kemanusiaan, kepedulian sosial, serta semangat gotong royong di kalangan pelajar.
Semangat ini diharapkan dapat terus tumbuh dan menjadi budaya dalam lingkungan pendidikan di Aceh.*