BREAKING NEWS
Minggu, 08 Maret 2026

Yang Sudah Diketahui soal Kasus Cesium-137 di Cikande: Dari Penolakan Udang hingga Dekontaminasi

- Sabtu, 04 Oktober 2025 07:51 WIB
Yang Sudah Diketahui soal Kasus Cesium-137 di Cikande: Dari Penolakan Udang hingga Dekontaminasi
situasi lokasi (foto: kementrian LH )
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

SERANG – Pemeriksaan menyeluruh terhadap 1.562 pekerja dan warga sekitar kawasan industri Cikande, Kabupaten Serang, Banten, mengungkapkan bahwa sembilan orang dinyatakan positif terpapar Cs-137, jenis zat radioaktif yang ditemukan mencemari lingkungan industri di wilayah tersebut.

Menurut Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes, Aji Muhawarman, para pasien saat ini dirawat secara intensif dan mendapatkan obat khusus Prussian Blue untuk membantu proses pembersihan racun dari dalam tubuh.

"Kesembilan pasien tidak bergejala dan dalam kondisi baik," ujar Aji, Jumat (3/10), dikutip dari Antara.

Baca Juga:

Kronologi dan Awal Kasus

Kasus ini mencuat pada Agustus 2025, setelah Amerika Serikat menolak ekspor udang beku dari Indonesia karena terdeteksi mengandung material radioaktif. Penelusuran pemerintah Indonesia menemukan sumber cemaran berasal dari penimbunan ilegal slag industri yang mengandung Cs-137 di kawasan industri modern Cikande.

Ditemukan setidaknya sepuluh titik cemaran radiasi, dua di antaranya telah didekontaminasi dan materialnya diamankan ke gudang milik PT Peter Metal Technology Indonesia, yang dikonfirmasi sebagai sumber lokal pencemaran. Aktivitas di lokasi tersebut kini dihentikan total.

Langkah Penanganan Pemerintah

Pemerintah melalui Satgas Penanganan Cs-137 yang terdiri dari KLHK, BAPETEN, BRIN, dan Brimob KBRN telah:

Memasang garis pengaman di 8 titik kontaminasi

Melakukan proses dekontaminasi bertahap

Mengedukasi warga sekitar tentang risiko paparan radiasi

Melakukan pemeriksaan kesehatan lanjutan pada warga

Memantau ketat kendaraan yang keluar-masuk dari area industri

Aji menegaskan bahwa pemeriksaan kesehatan akan terus diperluas, terutama di radius 5 km dari lokasi terdampak.

Dampak Paparan Cs-137

Kemenkes menjelaskan, paparan jangka pendek Cs-137 dapat menimbulkan gejala seperti:

Mual, muntah, diare, kelelahan

Penurunan limfosit (sel darah putih)

Luka bakar radiasi dan kerusakan kulit

Sedangkan paparan jangka panjang berisiko menyebabkan:

Kanker akibat kerusakan DNA

Gangguan sistem kekebalan tubuh

Risiko kelainan janin pada ibu hamil

Kerusakan organ dan metabolisme

Apa Itu Cs-137?

Menurut Prof. Djarot S. Wisnubroto (Peneliti BRIN), Cesium-137 adalah produk fisi nuklir yang sering digunakan dalam industri dan medis. Zat ini memancarkan radiasi gamma, mudah larut dalam air, dan menempel pada tanah atau beton.

Meski aman dalam bentuk tertutup, kemasan rusak atau limbah tidak terkelola bisa menjadi sumber bahaya serius.

"Paparan Cs-137 bersifat lokal. Radius paparan tidak luas, tetapi bisa berbahaya jika kontak langsung," ujar Djarot.

Imbauan kepada Masyarakat

Kemenkes dan Satgas mengimbau masyarakat agar:

Melakukan pemeriksaan kesehatan di puskesmas terdekat

Tidak masuk area yang sudah dipasang garis pengaman

Menjaga kebersihan diri setelah beraktivitas di sekitar lokasi

Menjalankan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)

"Karena radiasi tidak bisa dilihat atau dicium, hanya pemeriksaan yang bisa memastikan," tegas Aji.*

(kp/j006)

Editor
:
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Operasi Tanpa Dokter di Ruangan? BRIN Kini Kembangkan Robot Bedah Jarak Jauh
Daftar Instansi Sepi Peminat di CPNS 2024, Bisa Jadi Pilihan Tahun Depan!
9 Orang Terpapar Radiasi Cs-137, Pemerintah Tetapkan Cikande Sebagai Kejadian Khusus
Skandal Radioaktif Cs-137 di Cikande Guncang Ekspor Nasional, Pemerintah Siap Gugat Pelaku
Kemenkes Dorong RS Rujukan Perkuat Layanan Stroke
Anggota Komisi X DPR Dorong Peningkatan Literasi dan Fasilitas Perpustakaan di Daerah 3T
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru