Menuju Jakarta 500 Tahun: Mampukah Jadi Kota Global Tanpa Meninggalkan Warganya?
JAKARTA Jakarta akan memasuki usia 500 tahun pada 2027. Momentum tersebut menjadi titik penting bagi Jakarta setelah tidak lagi diposisi
NASIONAL
DELI SERDANG — Pemerintah Kabupaten Deli Serdang memperkuat langkah strategis untuk menurunkan angka stunting melalui Audit Kasus Stunting (AKS) 2025.
Audit ini tidak sekadar memetakan besaran kasus, tetapi juga menggali akar masalah dan faktor risiko dominan, sehingga menjadi dasar intervensi yang tepat.
Wakil Bupati Deli Serdang, Lom Lom Suwondo SS, menekankan pentingnya kolaborasi seluruh jajaran pemerintah.Baca Juga:
"Seluruh kepala OPD terkait, camat, serta kepala desa/lurah harus mempelajari rekomendasi tim pakar dan menerjemahkannya menjadi rencana aksi nyata," kata Wabup saat membuka Diseminasi AKS di Aula Kantor BKAD Deli Serdang, Selasa (9/12/2025).
AKS menyoroti integrasi program dan anggaran, pendampingan keluarga terutama pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), serta validasi data sasaran mulai dari calon pengantin, ibu hamil, ibu menyusui, baduta, hingga balita.
Wabup juga menegaskan pentingnya perhatian pada keluarga di luar data formal, seperti mereka yang mengalami kekurangan pangan, dampak lingkungan kerja dan sosial, serta situasi bencana seperti banjir yang memengaruhi kondisi sosial ekonomi.
"Masa depan Deli Serdang berada pada generasi yang tumbuh saat ini. Penurunan stunting adalah kerja bersama. Kita harus memastikan anak-anak tumbuh sehat, cerdas, dan siap menjadi generasi emas," tegas Lom Lom.
Kepala Dinas P3AP2KB Deli Serdang, Adela Sari Lubis, menjelaskan percepatan penurunan stunting dilakukan melalui Rencana Aksi Nasional Percepatan Penurunan Stunting (RAN PASTI).
Intervensi spesifik fokus pada penyebab langsung stunting, seperti peningkatan gizi dan layanan kesehatan ibu-anak.
Sementara intervensi sensitif meliputi penyediaan air bersih, sanitasi, dan lingkungan sehat.
Audit Kasus Stunting dilaksanakan melalui analisis lapangan dan penilaian kondisi kelompok sasaran untuk mengetahui risiko penyebab stunting.
Sebanyak 96 orang menjadi sasaran AKS, terdiri dari calon pengantin, ibu hamil, ibu pascasalin, baduta, dan balita.
Tahapan AKS telah berjalan sejak Oktober 2025, dimulai dari rapat koordinasi tim teknis dan pakar, bimtek pengisian formulir, skrining lapangan, hingga diskusi hasil assessment tim pakar.
Diseminasi hasil AKS resmi digelar pada 9 Desember 2025, menjadi tonggak penting dalam strategi penurunan stunting di Kabupaten Deli Serdang.*
(ad)
JAKARTA Jakarta akan memasuki usia 500 tahun pada 2027. Momentum tersebut menjadi titik penting bagi Jakarta setelah tidak lagi diposisi
NASIONAL
JAKARTA Dua dari 26 tokoh yang diangkat Presiden Prabowo Subianto sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) tidak hadir d
POLITIK
JAKARTA Direktur Law Firm Pedang Keadilan & Partners Zuhri Saifudin menilai Mahkamah Konstitusi (MK) memiliki peluang untuk mendiskualif
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi menilai rangkaian perombakan pemerintahan Presiden Prabowo Su
POLITIK
MEDAN Video yang memperlihatkan seorang pedagang kaki lima (PKL) diduga dikeroyok sejumlah pria di kawasan depan Kampus Universitas Suma
PERISTIWA
MEDAN Pemerintah Kota Medan tengah mengembangkan sistem pemerintahan digital yang memungkinkan masyarakat mengakses layanan publik melal
PEMERINTAHAN
JAKARTA Mayjen TNI (Purn) Prof. H.C. Dr. Rido Hermawan mengajak masyarakat melihat kembali hubungan manusia dengan dirinya sendiri, sesa
NASIONAL
JAKARTA Kejaksaan Agung belum menemukan indikasi keterlibatan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik Sudaryati Deyang dalam perka
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Anwar Usman memilih tidak memberikan tanggapan mengenai perkara yang mempersoal
NASIONAL
OlehWerdha CandratrilaksitaRESHUFFLE lazimnya menjadi cara seorang presiden memperkuat kendali terhadap pemerintahannya. Menteri yang dinil
OPINI