Pecatan Polisi dan 3 Rekan Divonis 12 Tahun Penjara karena Jual 1 Kg Sabu di Binjai
BINJAI Mantan personel Polda Sumut, Aipda Erina Sitapura alias ES, bersama tiga rekannya, Gilang Pratama (GP), Ngatimen (N), dan Abdur R
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA - Kematian selebgram Lula Lahfah memunculkan pertanyaan publik mengenai kaitan penyakit gastroesophageal reflux disease (GERD) dengan risiko kematian.
Lula diketahui memiliki riwayat GERD sebelum ditemukan meninggal dunia di apartemennya.
Menanggapi isu tersebut, Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) sekaligus dokter spesialis penyakit dalam, Prof. Ari Fahrial Syam, menegaskan bahwa sulit memastikan satu penyakit tertentu sebagai penyebab kematian tanpa pemeriksaan medis menyeluruh.Baca Juga:
"Untuk satu kasus tertentu, seperti yang dialami Lula Lahfah, sangat sulit menyimpulkan kematian disebabkan oleh GERD saja," kata Prof. Ari.
Menurut Ari, berdasarkan keterangan yang pernah disampaikan Lula melalui media sosial, terdapat sejumlah riwayat penyakit lain selain GERD.
Di antaranya peradangan usus, batu ginjal, hingga infeksi ginjal, yang berpotensi berkembang menjadi sepsis, infeksi sistemik yang bisa berujung fatal.
"Yang paling dekat menyebabkan kematian adalah infeksi yang berkembang menjadi sepsis. GERD sendiri jarang menjadi penyebab langsung kematian, tetapi dapat memperburuk kondisi kesehatan secara keseluruhan," ujar Ari.
Ia menjelaskan, pasien dengan GERD yang mengalami nyeri biasanya mendapat obat pereda nyeri atau antibiotik untuk penyakit lain.
Penggunaan obat tersebut dapat memicu kekambuhan GERD, menurunkan nafsu makan, dan memperlemah kondisi tubuh.
Selain itu, keberadaan peradangan pada saluran cerna juga dapat memperparah kondisi.
"Jika pasien mengalami mual berkepanjangan, demam, atau nyeri hebat dan tidak membaik dengan pengobatan awal, evaluasi lanjutan seperti endoskopi perlu dilakukan," katanya.
Menurut Ari, beberapa kasus menunjukkan keluhan lambung ternyata berkaitan dengan penyakit serius lain, seperti luka berat di saluran cerna atau tumor pada usus dua belas jari.
Meski demikian, Ari menekankan bahwa GERD pada dasarnya bukan penyakit mematikan, tetapi dapat menimbulkan komplikasi bila tidak ditangani dengan tepat, terutama jika disertai penyakit lain.
"Prinsipnya, siapa pun yang memiliki GERD harus mengelola penyakitnya dengan baik. Ketika muncul keluhan tambahan, jangan diabaikan karena bisa memperburuk kondisi yang sudah ada," ujarnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan secara menyeluruh dan segera memeriksakan diri jika muncul gejala yang tidak biasa, agar komplikasi serius dapat dicegah sejak dini.*
(di/ad)
BINJAI Mantan personel Polda Sumut, Aipda Erina Sitapura alias ES, bersama tiga rekannya, Gilang Pratama (GP), Ngatimen (N), dan Abdur R
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Mantan Kepala Presidential Communications Office (PCO), Hasan Nasbi, mendadak dipanggil Presiden Prabowo Subianto ke Istana Kepr
PEMERINTAHAN
JAKARTA Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR RI Bob Hasan memastikan revisi UndangUndang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta akan member
NASIONAL
JAKARTA Jaksa Penuntut Umum menuntut aktor Ammar Zoni dengan hukuman sembilan tahun penjara dalam sidang lanjutan perkara dugaan penyala
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Ahli digital forensik Rismon Hasiholan Sianipar dijadwalkan bertemu Presiden ke7 RI Joko Widodo di Solo pada Kamis, 12 Maret 20
NASIONAL
BANDA ACEH Polda Aceh menggelar peringatan Nuzulul Quran 1447 Hijriah di Masjid Babuttaqwa Polda Aceh, Banda Aceh, Kamis, 12 Maret 2026.
NASIONAL
ACEH TAMIANG Pimpinan Wilayah &039Aisyiyah (PWA) Aceh melalui Majelis Kesejahteraan Sosial (MKS) menyelenggarakan program Taman Lansia
PENDIDIKAN
PADANGSIDIMPUAN Kapolres Padangsidimpuan AKBP Wira Prayatna berbuka puasa bersama para tahanan di Rumah Tahanan Polres Padangsidimpuan p
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menegaskan masyarakat tidak perlu khawatir setelah Panglima TNI Agus Subiyanto menetapkan
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Tersangka kasus tudingan ijazah Jokowi palsu, Roy Suryo, menyatakan tetap yakin bahwa ijazah Presiden ke7 Joko Widodo palsu mes
HUKUM DAN KRIMINAL