Bukan Soal Emas 74 Kg! Kubu Febrie Adriansyah Ungkap Fokus Utama di Praperadilan
JAKARTA Kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah menegaskan pihaknya tidak m
NASIONAL
MEDAN — Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap menegaskan komitmen Pemerintah Kota (Pemko) Medan untuk terus memperbaiki fasilitas dan pelayanan rumah sakit milik pemerintah agar semakin optimal dalam melayani masyarakat, khususnya bagi pasien penyakit ginjal.
Pernyataan tersebut disampaikannya saat menghadiri Peringatan Hari Ginjal Sedunia yang digelar di Instalasi Hemodialisa RSUD Dr. Pirngadi Medan pada Sabtu (4/4).
Zakiyuddin yang memiliki kedekatan emosional dengan layanan cuci darah, mengenang almarhum ibundanya yang pernah menjalani perawatan serupa saat sistem jaminan kesehatan belum sebaik sekarang.Baca Juga:
"Kalau melihat ruang cuci darah ini, saya teringat almarhum ibu saya. Dulu, ketika BPJS belum ada, biaya perawatannya sangat besar. Sekarang kita bersyukur, pemerintah hadir melalui BPJS sehingga masyarakat sangat terbantu," ungkapnya.
Zakiyuddin mengungkapkan, saat ini Instalasi Hemodialisa RSUD Dr. Pirngadi Medan telah dilengkapi dengan sekitar 40 mesin yang dapat melayani hingga 80 pasien per hari.
Menurutnya, fasilitas tersebut sangat membantu masyarakat, terutama bagi mereka yang berasal dari kalangan menengah ke bawah.
Namun, Zakiyuddin menilai bahwa fasilitas yang ada saat ini masih perlu ditingkatkan.
Oleh karena itu, Pemko Medan telah menyiapkan rencana pengembangan RSUD Dr. Pirngadi secara menyeluruh, termasuk pembangunan gedung baru yang lebih besar dan modern.
"Insyaallah dalam dua tahun ke depan, RSUD Dr. Pirngadi akan dibangun dan akan berbeda. Akan ada gedung tujuh lantai dengan fasilitas parkir dua lantai. Kami ingin rumah sakit ini benar-benar bangkit," katanya optimis.
Selain pembangunan fisik, Zakiyuddin juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan sebagai prioritas utama. Menurutnya, pelayanan yang humanis menjadi kunci utama dalam proses penyembuhan pasien.
"Anggap pasien itu keluarga kita sendiri. Kalau kita sambut dengan baik, itu sudah separuh dari kesembuhan. Tapi kalau datang sudah disambut dengan wajah masam, itu justru menambah sakit," tegasnya.
Zakiyuddin juga menyoroti tingginya kebutuhan layanan kesehatan di Kota Medan.
JAKARTA Kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah menegaskan pihaknya tidak m
NASIONAL
JAKARTA Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni menyiapkan 5.000 aparatur sipil negara (ASN) Kementerian Kehutanan untuk diperbantukan
NASIONAL
JAKARTA Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PDIP I Wayan Sudirta mengecam praktik pembakaran hutan dan lahan yang diduga dilakukan untu
NASIONAL
BENER MERIAH Ribuan warga Kabupaten Bener Meriah, Aceh, mengikuti Apel Kebangsaan Indonesia Damai di Gedung Olahraga dan Seni (GORS) Desa
NASIONAL
JAKARTA Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyiapkan program pendampingan peningkatan produktivitas bagi 20 perusahaan mulai Septembe
NASIONAL
JAKARTA Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai kemarau yang berpotensi semakin keri
NASIONAL
JAKARTA Universitas Paramadina mempertemukan akademisi, pendidik, praktisi, pembuat kebijakan dan mahasiswa dari Indonesia, Inggris serta
PENDIDIKAN
JAKARTA Pakar kebijakan publik Bonatua Silalahi menempuh jalur sengketa informasi di Komisi Informasi Pusat (KIP) setelah pengaduannya ter
NASIONAL
MEDAN Anggota Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tandjung menindaklanjuti kasus dugaan kekerasan terhadap dua anak di Sidikalang, Kabupate
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah mengklaim menemukan 40 kete
NASIONAL