Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
Ia menambahkan, hasil workshop tersebut akan menjadi masukan dalam penyusunan kebijakan dan program kerja perangkat daerah terkait, termasuk penguatan anggaran untuk kesiapsiagaan kesehatan daerah.
Sementara itu, Ketua Panitia Windy mengatakan kegiatan yang berlangsung selama 9–12 Juni 2026 itu diikuti 47 peserta dari Tim Gerak Cepat lintas sektor.
Fokus penguatan kapasitas diarahkan pada tiga wilayah dengan mobilitas tinggi, yakni Kota Medan, Kota Pematangsiantar, dan Kabupaten Deli Serdang.
Sejumlah instansi turut terlibat dalam kegiatan tersebut, di antaranya RSUP H. Adam Malik Medan, Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit Medan, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Sumut, serta berbagai mitra pembangunan kesehatan lainnya.
Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah berharap sistem ketahanan kesehatan Sumatera Utara semakin kuat dalam menghadapi potensi Kejadian Luar Biasa (KLB) flu burung, terutama melalui penguatan koordinasi lintas sektor di lapangan.*
(ad)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.