Baterai HP Tembus 12.070 mAh! Honor WIN RT2 dan WIN Turbo2 Resmi Meluncur, Berapa Harganya?
JAKARTA Honor meluncurkan dua smartphone terbaru, Honor Win RT 2 dan Honor Win Turbo 2, di pasar Cina pada Rabu, 21 Oktober 2026. Kedua
SAINS DAN TEKNOLOGI
MEDAN — Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara menggandeng kader Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) untuk mempercepat penemuan kasus tuberkulosis atau TBC.
Dari perkiraan 74.308 kasus TBC di Sumatera Utara, jumlah kasus yang telah ditemukan baru mencapai 12.212 kasus atau 16,4 persen.
Data Sistem Informasi Tuberkulosis (SITB) per 13 April 2026 itu menunjukkan masih besarnya kesenjangan antara perkiraan jumlah penderita dan kasus yang berhasil ditemukan.Baca Juga:
Padahal, target penemuan kasus ditetapkan sebesar 90 persen dalam satu tahun, dengan target triwulan pertama sebesar 22,5 persen.
Selain penemuan kasus, keberhasilan pengobatan TBC di Sumatera Utara juga belum mencapai target.
Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinas Kesehatan Sumatera Utara, Nora Violita Nasution, menyebut angka keberhasilan pengobatan baru mencapai 79 persen dari target 90 persen.
Hal tersebut disampaikan Nora saat menjadi narasumber dalam Seminar Peningkatan Kapasitas Kader PKK se-Sumatera Utara Tahun 2026 yang diselenggarakan Tim Penggerak PKK Provinsi Sumatera Utara di Hotel Grand Mercure Medan, Rabu, 21 Oktober 2026.
Kegiatan tersebut dihadiri Staf Ahli I PKK Sumut Titiek Sugiharti serta kader PKK dari kabupaten dan kota di Sumatera Utara.
Dalam seminar itu, Nora menjelaskan bahwa kader PKK memiliki peran penting dalam membantu petugas kesehatan menemukan orang yang diduga menderita TBC.
Kader dapat menjangkau masyarakat hingga lingkungan keluarga, termasuk orang-orang yang pernah melakukan kontak erat dengan pasien.
"TB ini merupakan program PHTC Presiden RI dan program PSD Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut. Karena itu kami membutuhkan bantuan para kader PKK untuk menemukan penderita TBC," ucapnya.
Menurut Nora, pelacakan kontak menjadi salah satu langkah penting untuk mengetahui kemungkinan penularan.
Pemeriksaan diprioritaskan bagi anggota keluarga yang tinggal serumah dengan pasien TBC serta orang-orang yang sering berinteraksi dengannya.
Kader juga diharapkan membantu mendata orang yang pernah berkontak dengan pasien, melakukan skrining gejala, serta merujuk mereka yang diduga terinfeksi ke fasilitas pelayanan kesehatan.
Selain itu, kader dapat mendampingi masyarakat menjalani pemeriksaan dan melaporkan hasil pelacakan kepada petugas kesehatan.
Peran tersebut tidak berhenti pada penemuan kasus. Kader PKK juga diharapkan memberikan edukasi mengenai pencegahan TBC serta mendukung pasien agar menjalani pengobatan secara teratur.
Pendampingan juga diperlukan untuk membantu pasien dan keluarganya memahami pentingnya menyelesaikan pengobatan sesuai arahan tenaga kesehatan.
Nora menjelaskan, TBC merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis.
Penyakit ini paling sering menyerang paru-paru, tetapi juga dapat mengenai bagian tubuh lain, seperti tulang, kelenjar getah bening, kulit, dan otak.
Dalam pemaparannya, Nora menyebut Indonesia berada di peringkat kedua negara dengan beban TBC terbesar di dunia setelah India, dengan estimasi 1.090.000 kasus dan 125.000 kematian.
Sementara itu, Sumatera Utara berada di urutan keempat secara nasional berdasarkan estimasi jumlah kasus, setelah Jawa Barat, Jawa Timur, dan Jawa Tengah.
Untuk memperluas deteksi dini, keterlibatan kader juga diarahkan pada skrining anak-anak, balita, dan orang dewasa.
Upaya tersebut diharapkan membantu menemukan kasus lebih cepat sekaligus memperluas pemberian Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT) kepada orang yang memenuhi kriteria medis.
"Kami sudah melakukan beberapa kegiatan dengan mendatangkan masyarakat untuk discreening dan melakukan pendampingan pasien untuk melakukan pengobatan. Ada juga pengawasan kepada pasien agar disiplin meminum obat sekaligus melakukan pengawasan efek samping obat," ucapnya.
Keterlibatan kader PKK menjadi salah satu upaya untuk memperkuat penanggulangan TBC di Sumatera Utara.
Dengan pelacakan kontak, skrining, rujukan, dan pendampingan pengobatan, pemerintah berharap lebih banyak kasus dapat ditemukan dan pasien dapat menyelesaikan pengobatannya.
Namun, besarnya selisih antara estimasi kasus dan jumlah yang telah ditemukan menunjukkan bahwa upaya penanggulangan TBC masih membutuhkan jangkauan yang lebih luas.
Dukungan masyarakat, tenaga kesehatan, dan kader di tingkat keluarga serta lingkungan tempat tinggal menjadi bagian penting dalam memutus rantai penularan.
* (ad)
JAKARTA Honor meluncurkan dua smartphone terbaru, Honor Win RT 2 dan Honor Win Turbo 2, di pasar Cina pada Rabu, 21 Oktober 2026. Kedua
SAINS DAN TEKNOLOGI
MEDAN Mantan Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Tapanuli Utara, Budiman Gultom, dituntut delapan ta
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Seorang prajurit TNI aktif berinisial AF, 32 tahun, ditangkap Polda Riau karena diduga menjadi kurir narkotika jenis sabusabu seb
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka melemah pada perdagangan Kamis, 22 Oktober 2026. Rupiah bergerak s
EKONOMI
JAKARTA Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah tajam pada perdagangan Kamis, 22 Oktober 2026. Sejumlah saham berkapitalisasi
EKONOMI
BINJAI Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Binjai menutup kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Lifeskill bagi masyarakat di kawasan rawan
NASIONAL
JAKARTA Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang (Persero) Tbk atau Antam turun pada perdagangan Kamis, 22 Oktober 2026. Harga emas
EKONOMI
MEDAN Pemerintah Kota Medan berharap pergantian Konsul Jenderal Jepang di Medan, Furugori Toru, tidak mengakhiri hubungan baik yang tela
PEMERINTAHAN
JAKARTA Kredit Usaha Rakyat (KUR) BNI 2026 menjadi salah satu pilihan pembiayaan yang dapat dipertimbangkan pelaku usaha mikro, kecil, d
EKONOMI
JAKARTA Surga menjadi dambaan setiap umat Islam. Berbagai amalan dilakukan untuk meraih rida Allah SWT, mulai dari memperbanyak ibadah,
AGAMA