Kemarau Panjang Hantam Tanjab Timur, Warga Perdalam Sumur demi Bertahan Dapatkan Air Bersih
TANJAB TIMUR Musim kemarau yang melanda Kabupaten Tanjung Jabung Timur mulai berdampak pada ketersediaan air bersih. Sejumlah warga di K
PERISTIWA
BITVONLINE.COM –Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah mengonfirmasi bahwa roti merek Aoka dari PT Indonesia Bakery Family/PT IBF aman dikonsumsi karena tidak mengandung zat berbahaya, khususnya natrium dehidroasetat. Namun, keberadaan teknologi pengawetan yang memungkinkan roti ini bertahan hingga 3 bulan menimbulkan pertanyaan dari masyarakat.
Ema Setyawati, Deputi Bidang Pengawasan Pangan Olahan BPOM, menjelaskan bahwa teknologi pengawetan yang digunakan dalam industri pangan sangat bervariasi. Dalam konferensi pers virtual pada Kamis (25/7), Ema menjelaskan bahwa penggunaan pengawet bisa dilakukan melalui berbagai metode, seperti pemanasan, teknologi aseptis, dan penggunaan sinar UV untuk membunuh bakteri
“Teknologi pengawetan termasuk penggunaan pengawet dapat memperpanjang umur simpan dari produk tertentu. Sepanjang keamanan dan mutu produk pada saat kadaluarsa masih bisa dijamin, penggunaan teknologi ini diperbolehkan,” ungkap Ema.
Roti Aoka menjadi sorotan setelah BPOM melakukan inspeksi menyeluruh terhadap sarana produksi mereka, dengan hasil tidak ditemukannya natrium dehidroasetat, zat yang ditemukan pada roti merek Okko dari PT Abadi Rasa Food. BPOM telah menghentikan kegiatan produksi dan peredaran roti Okko karena tidak mematuhi Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB).
“Dalam pemeriksaan laboratorium, BPOM menemukan bahwa roti Okko mengandung natrium dehidroasetat, yang tidak sesuai dengan komposisi saat pendaftaran produk dan bukan termasuk bahan yang diizinkan,” jelas BPOM dalam rilisnya.
Masyarakat pun diminta untuk memperhatikan label dan sertifikasi BPOM pada produk makanan yang mereka konsumsi untuk memastikan keamanan dan kualitasnya. Meskipun roti Aoka terbukti aman, penting bagi konsumen untuk tetap waspada terhadap produk-produk pangan yang mengandung bahan-bahan yang tidak sesuai dengan regulasi kesehatan.
Dengan demikian, transparansi dan ketelitian dalam proses produksi serta pengawasan mutu produk oleh otoritas terkait seperti BPOM sangat penting untuk menjaga kesehatan masyarakat dalam mengkonsumsi produk pangan sehari-hari.
(N/014)
TANJAB TIMUR Musim kemarau yang melanda Kabupaten Tanjung Jabung Timur mulai berdampak pada ketersediaan air bersih. Sejumlah warga di K
PERISTIWA
ACEH BESAR Kekeringan yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Aceh Besar semakin mengkhawatirkan. Selain mengancam sektor pertanian,
PERISTIWA
SURAKARTA Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan komitmen pemerintah untuk terus memperkuat perlindungan, kesejahteraan,
NASIONAL
PAPUA Prajurit TNI kembali menunjukkan komitmennya dalam menjalankan misi kemanusiaan di wilayah terpencil. Di tengah medan pegunungan y
NASIONAL
JAKARTA Koalisi Masyarakat Sipil Penyelamatan Ombudsman meminta proses pengisian kekosongan Anggota Ombudsman Republik Indonesia tidak sek
NASIONAL
JAKARTA Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa optimistis kinerja penerimaan pajak pada 2026 akan jauh lebih baik dibandingkan tah
EKONOMI
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) masih menginvestigasi penyebab dugaan keracunan yang menimpa 707 siswa dan guru SMKN 6 Semarang, Jawa Te
KESEHATAN
JAKARTA Harga logam mulia berupa emas diperkirakan masih akan bergerak fluktuatif pada perdagangan pekan depan. Pergerakan ini didorong ol
EKONOMI
JAKARTA Tiga tim telah resmi tersingkir dari ASEAN Championship 2026 atau Piala AFF 2026, terdiri dari dua tim di Grup A dan satu tim di G
OLAHRAGA
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) memberhentikan sementara (suspend) Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Karangturi usai kasus dugaan k
PERISTIWA