Dua Advokat Dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas Dugaan Gunakan Data Pribadi Tanpa Hak
JAKARTA Dua advokat berinisial HS dan PN dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas dugaan pelanggaran UndangUndang Nomor 27 Tahun 2022 tentang
HUKUM DAN KRIMINAL
WASHINGTON DC – Iran mengumumkan klaim kontroversial bahwa negara mereka memiliki wilayah di benua Antartika dan berencana untuk membangun operasi militer di Kutub Selatan. Pengumuman ini disampaikan melalui siaran televisi pemerintah oleh Komandan Angkatan Laut Iran, Laksamana Muda Shahram Irania, pada akhir September tahun sebelumnya. Meskipun pengumuman ini telah dilakukan beberapa bulan yang lalu, baru-baru ini menjadi sorotan media AS setelah dilansir oleh New York Post dan diterjemahkan oleh Institut Penelitian Media Timur Tengah (MEMRI) berbasis di Washington DC.
Tindakan provokatif Iran ini dianggap sebagai tantangan langsung terhadap pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden. Klaim tersebut muncul sebagai respons terhadap insiden di pangkalan Yordania, di mana milisi pro-Iran dilaporkan telah menewaskan tiga tentara AS bulan sebelumnya. Meskipun belum ada tanggapan resmi dari otoritas AS terkait klaim Iran tentang wilayah Antartika, media terkemuka AS, Fox News Digital, telah mengajukan pertanyaan kepada juru bicara Departemen Luar Negeri AS mengenai kemungkinan penggunaan dana Iran sebesar US$ 6 miliar yang disimpan di Qatar untuk membangun pangkalan di Antartika. Washington dengan tegas menegaskan bahwa hal tersebut tidak akan diizinkan.
Klaim Iran ini menimbulkan kekhawatiran internasional dan menimbulkan ketegangan lebih lanjut dalam hubungan antara Iran dan AS. Selain itu, hal ini juga memunculkan pertanyaan tentang kepentingan Iran di wilayah Antartika, yang biasanya dikenal sebagai zona netral yang diatur oleh Perjanjian Antartika. Dalam konteks geopolitik global, klaim tersebut dapat memperumit dinamika regional di kawasan tersebut dan memicu reaksi dari negara-negara lain yang memiliki kepentingan di Antartika.
Pengumuman ini menyoroti ketegangan yang terus meningkat antara Iran dan AS serta ketidakpastian mengenai arah hubungan kedua negara di masa depan. Dengan posisi politik yang tegang dan ketidaksepakatan mengenai isu-isu strategis, klaim Iran tentang wilayah Antartika dapat menjadi satu lagi pemicu potensial untuk ketegangan internasional yang lebih lanjut.
(A/08)
JAKARTA Dua advokat berinisial HS dan PN dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas dugaan pelanggaran UndangUndang Nomor 27 Tahun 2022 tentang
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) menyoroti kondisi petani Indonesia yang dinilainya semakin terdesak aki
EKONOMI
JAKARTA Presiden RI Prabowo Subianto melepas langsung kepulangan Presiden Belarus, Aleksandr Lukashenko, usai kunjungan kenegaraan di In
NASIONAL
JAKARTA Mantan Presiden Republik Indonesia ke7, Joko Widodo (Jokowi), dipastikan akan menghadiri sidang lanjutan perkara dugaan ijazah
NASIONAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengusut dugaan kasus gratifikasi yang menjerat mantan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Maj
NASIONAL
JAKARTA Sebanyak 30.000 manajer Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih dijadwalkan mulai ditempatkan di berbagai daerah pada Agust
NASIONAL
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait penggeledahan yang dilakukan Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan di RSU
PEMERINTAHAN
MEDAN Tim penasihat hukum (PH) tiga terdakwa kasus dugaan korupsi Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Madrasah Aliyah Swasta (MAS) Fa
HUKUM DAN KRIMINAL
BENER MERIAH Sebanyak 135 Reje Kampung (Kepala Desa) terpilih periode 20262032 resmi dilantik dan diambil sumpah jabatannya dalam pro
PEMERINTAHAN
JAKARTA Kementerian Koperasi (Kemenkop) bersama Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) resmi meluncurkan rangkaian Bulan Koperasi sebagai pe
NASIONAL