Supris Resmi Bergabung, Koti Pemuda Pancasila Sumut Gelar Syukuran dan Santuni Puluhan Anak Yatim
BINJAI Bergabungnya Supris sebagai bagian dari Komando Inti Mahatidana (Koti) Pemuda Pancasila Sumatera Utara ditandai dengan kegiatan s
NASIONAL
SUMUT -Polres Asahan serius menanggapi dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh oknum polisi terhadap seorang siswa, Pandu Brata Siregar (18).
Untuk mengungkap kasus ini, Polres Asahan telah membentuk tim khusus yang terdiri dari dua unit, yaitu tim Reskrim dan tim Propam.
Kaur Bin Ops Satuan Reserse Kriminal Polres Asahan, IPTU Ahmadi, mengatakan bahwa tim khusus ini telah bekerja untuk menyelidiki dugaan penganiayaan yang viral tersebut.
Surat perintah untuk penyelidikan ini telah dikeluarkan oleh Kapolres Asahan.
"Kapolres sudah mengeluarkan surat perintah (sprint) terhadap adanya dugaan yang seperti baru-baru ini viral. Kapolres bentuk dua unit, kami dari tim Reskrim menyelidiki pengungkapan dari kematiannya," ujar IPTU Ahmadi pada Jumat (14/3).
Tim khusus ini sedang melakukan pendalaman keterangan dari saksi-saksi terkait peristiwa yang melibatkan korban, Pandu.
Tim Reskrim Polres Asahan sedang memeriksa keterangan dari rekan-rekan Pandu di sekolah serta pihak terkait lainnya, baik yang berada di Polsek Simpang Empat maupun di Universitas Asahan.
"Rekan kami masih mengambil keterangan rekan Pandu di sekolah, dan saat ini sebagian ada di Polsek Simpang Empat, dan ada di Universitas Asahan untuk menyelidiki seluruh yang bersangkutan dengan kasus ini," kata Ahmadi.
Polres Asahan juga berencana melakukan eksumasi (pembongkaran kuburan) terhadap jasad Pandu untuk mengetahui penyebab kematian korban melalui otopsi forensik.
Namun, keluarga korban belum memberikan persetujuan terkait tindakan ini, dengan alasan menunggu hasil rembukan keluarga.
"Kami masih menunggu keputusan keluarga. Apabila keluarga tidak berkenan, kami akan melakukan eksumasi sendiri dengan tindakan hukum kami," tegasnya.
Eksumasi ini dianggap penting untuk mengungkapkan penyebab kematian Pandu dan memastikan apakah kematian tersebut terkait dengan dugaan penganiayaan oleh oknum polisi.
BINJAI Bergabungnya Supris sebagai bagian dari Komando Inti Mahatidana (Koti) Pemuda Pancasila Sumatera Utara ditandai dengan kegiatan s
NASIONAL
DELI SERDANG Dugaan keracunan setelah sejumlah siswa SMAN 1 Lubukpakam mengalami sakit perut usai mengonsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG)
PERISTIWA
JAKARTA Kredit Usaha Rakyat (KUR) BSI 2026 menjadi salah satu pilihan pembiayaan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yan
EKONOMI
OlehMargarito KamisINDONESIA harus diakui, mengambil rute organik yang berbeda dengan premis dasar liberalisme dan kapitalisme, dua kembara
OPINI
JAKARTA Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni meminta wilayah Areal Penggunaan Lain (APL) yang terbakar akibat kebakaran hutan dan lahan (k
NASIONAL
JAKARTA Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto mengatakan hujan deras menjadi salah satu cara efektif untuk meng
NASIONAL
JAKARTA Tim Advokasi untuk Demokrasi (TAUD) mengkritik putusan Pengadilan Militer Tinggi II Jakarta yang menghapus pidana tambahan berup
HUKUM DAN KRIMINAL
LABUHANBATU SELATAN Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel) Fery Sahputra Simatupang meninjau pembangunan gedung kantor dinas di kawasan Pe
PEMERINTAHAN
JAKARTA Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan atau Zulhas menegaskan swasembada pangan merupakan bagian penting dari kedaulat
EKONOMI
JAKARTA Polri mencatat sebanyak 112 orang telah ditetapkan sebagai tersangka atau terduga dalam penanganan kasus kebakaran hutan dan lah
HUKUM DAN KRIMINAL