Mantan Wakapolda Metro Jaya Brigjen (Purn) Raziman Tarigan Tewas dalam Kecelakaan di Medan
MEDAN Mantan Wakil Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya (Polda Metro Jaya), Brigjen (Purn) Raziman Tarigan, dilaporkan meninggal dunia ak
PERISTIWA
JAKARTA -Tidak semua pertemanan membawa pengaruh positif dalam hidup. Terkadang, hubungan yang terlihat akrab di permukaan justru bisa menguras emosi, melemahkan kepercayaan diri, dan berdampak buruk bagi kesehatan mental.
Banyak orang cenderung menutup mata terhadap tanda-tanda awal bahwa sebuah pertemanan tidak sehat. Dikutip dari laman BuzzFeed, berikut ini sepuluh red flag atau tanda peringatan dalam pertemanan yang perlu diwaspadai agar kamu tidak terjebak dalam hubungan yang toksik:
1. Komunikasi Tidak Seimbang
Jika kamu selalu menjadi pihak yang lebih dulu menghubungi, mengajak bertemu, atau memulai obrolan, itu bisa menjadi tanda bahwa hubungan tersebut tidak timbal balik. Pertemanan yang sehat harus didasari komunikasi dua arah.
2. Mengabaikan Batasan Pribadi
Teman yang baik akan menghormati batasanmu. Jika ada yang terus mendorongmu melakukan sesuatu yang tidak nyaman atau melewati batas secara emosional maupun fisik, itu adalah tanda bahaya.
3. Kritik Terselubung Lewat Candaan
Sering kali red flag muncul dalam bentuk lelucon yang merendahkan. Komentar menyakitkan yang dikemas sebagai candaan bisa merusak harga diri dan menunjukkan kurangnya rasa hormat.
4. Hilang Saat Kamu Butuh
Teman sejati akan hadir saat kamu senang maupun terpuruk. Jika teman hanya muncul saat senang dan menghilang saat kamu butuh dukungan, hubungan itu perlu dipertanyakan.
5. Manipulasi Emosional
Jika kamu sering dibuat merasa bersalah atau bertanggung jawab atas suasana hati teman, bisa jadi kamu sedang dimanipulasi secara emosional.
6. Persaingan dan Iri Hati
Teman yang tidak bisa merayakan keberhasilanmu atau justru merasa tersaingi, bisa menjadi racun. Dalam pertemanan yang sehat, pencapaian harusnya disambut dengan tulus, bukan dibandingkan.
7. Sikap yang Tidak Konsisten
Perubahan sikap yang drastis—hangat di satu waktu, lalu menjauh tanpa sebab—bisa menimbulkan kecemasan emosional dan menandakan pertemanan yang tidak stabil.
8. Menjadikan Kamu Pilihan Terakhir
Jika kamu hanya dicari saat mereka tidak punya opsi lain atau butuh sesuatu, ini menunjukkan bahwa kamu bukan prioritas dalam hidup mereka.
9. Mengumbar Rahasia
Teman yang suka membocorkan rahasia orang lain kemungkinan besar akan melakukan hal serupa terhadapmu. Jika kepercayaan dilanggar, sangat sulit membangun kembali hubungan yang sehat.
10. Ketergantungan Berlebihan
Hubungan yang membuatmu merasa harus selalu "menyelamatkan" teman bisa sangat melelahkan. Dukungan dalam pertemanan seharusnya timbal balik, bukan hanya satu arah.
Perlu Introspeksi dan Tindakan
Jika kamu merasa satu atau beberapa tanda di atas ada dalam hubungan pertemananmu, tidak ada salahnya untuk mulai mengevaluasi ulang. Menjaga hubungan yang sehat penting untuk kesejahteraan emosional jangka panjang.
Penting untuk diingat bahwa menjaga jarak dari pertemanan yang tidak sehat bukanlah hal egois—itu adalah bentuk perlindungan terhadap diri sendiri.*
(dc/j006)
MEDAN Mantan Wakil Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya (Polda Metro Jaya), Brigjen (Purn) Raziman Tarigan, dilaporkan meninggal dunia ak
PERISTIWA
JAKARTA Rismon Sianipar membantah keterlibatannya dalam video viral yang menyebut adanya aliran dana Rp5 miliar dari mantan Wakil Presid
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap pola korupsi yang dilakukan sejumlah kepala daerah memiliki kemiripan, yakni pengu
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan belum menelaah secara rinci rencana pengenaan pajak baru, termasuk Pajak Pertam
EKONOMI
MEDAN Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan pentingnya pelatihan vokasi sebagai strategi menyiapkan tenaga kerja yang kompeten da
NASIONAL
BATU BARA Kalapas Kelas IIA Labuhan Ruku menghadiri kegiatan Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Manajerial yang dilaksanakan di Kan
NASIONAL
MEDAN Kepolisian Daerah Sumatera Utara menahan mantan Kepala Kas Bank Negara Indonesia (BNI) KCP Aek Nabara, Andi Hakim Febriansyah, ter
HUKUM DAN KRIMINAL
BANDA ACEH Sekretaris Daerah Aceh Muhammad Nasir, S.IP., MPA. secara resmi membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Penanggulangan Narkoba Tahun
PEMERINTAHAN
JAKARTA Pemberian restorative justice (RJ) kepada ahli digital forensik Rismon Sianipar dalam kasus dugaan pencemaran nama baik terkait
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto meminta Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Perkasa Roeslani untuk memangkas sejumlah r
EKONOMI