BREAKING NEWS
Rabu, 22 April 2026

Waspada! 10 Red Flag dalam Pertemanan yang Sering Diabaikan

- Minggu, 11 Mei 2025 13:39 WIB
Waspada! 10 Red Flag dalam Pertemanan yang Sering Diabaikan
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA -Tidak semua pertemanan membawa pengaruh positif dalam hidup. Terkadang, hubungan yang terlihat akrab di permukaan justru bisa menguras emosi, melemahkan kepercayaan diri, dan berdampak buruk bagi kesehatan mental.

Banyak orang cenderung menutup mata terhadap tanda-tanda awal bahwa sebuah pertemanan tidak sehat. Dikutip dari laman BuzzFeed, berikut ini sepuluh red flag atau tanda peringatan dalam pertemanan yang perlu diwaspadai agar kamu tidak terjebak dalam hubungan yang toksik:

1. Komunikasi Tidak Seimbang

Jika kamu selalu menjadi pihak yang lebih dulu menghubungi, mengajak bertemu, atau memulai obrolan, itu bisa menjadi tanda bahwa hubungan tersebut tidak timbal balik. Pertemanan yang sehat harus didasari komunikasi dua arah.

2. Mengabaikan Batasan Pribadi

Teman yang baik akan menghormati batasanmu. Jika ada yang terus mendorongmu melakukan sesuatu yang tidak nyaman atau melewati batas secara emosional maupun fisik, itu adalah tanda bahaya.

3. Kritik Terselubung Lewat Candaan

Sering kali red flag muncul dalam bentuk lelucon yang merendahkan. Komentar menyakitkan yang dikemas sebagai candaan bisa merusak harga diri dan menunjukkan kurangnya rasa hormat.

4. Hilang Saat Kamu Butuh

Teman sejati akan hadir saat kamu senang maupun terpuruk. Jika teman hanya muncul saat senang dan menghilang saat kamu butuh dukungan, hubungan itu perlu dipertanyakan.

5. Manipulasi Emosional

Jika kamu sering dibuat merasa bersalah atau bertanggung jawab atas suasana hati teman, bisa jadi kamu sedang dimanipulasi secara emosional.

6. Persaingan dan Iri Hati

Teman yang tidak bisa merayakan keberhasilanmu atau justru merasa tersaingi, bisa menjadi racun. Dalam pertemanan yang sehat, pencapaian harusnya disambut dengan tulus, bukan dibandingkan.

7. Sikap yang Tidak Konsisten

Perubahan sikap yang drastis—hangat di satu waktu, lalu menjauh tanpa sebab—bisa menimbulkan kecemasan emosional dan menandakan pertemanan yang tidak stabil.

8. Menjadikan Kamu Pilihan Terakhir

Jika kamu hanya dicari saat mereka tidak punya opsi lain atau butuh sesuatu, ini menunjukkan bahwa kamu bukan prioritas dalam hidup mereka.

9. Mengumbar Rahasia

Teman yang suka membocorkan rahasia orang lain kemungkinan besar akan melakukan hal serupa terhadapmu. Jika kepercayaan dilanggar, sangat sulit membangun kembali hubungan yang sehat.

10. Ketergantungan Berlebihan

Hubungan yang membuatmu merasa harus selalu "menyelamatkan" teman bisa sangat melelahkan. Dukungan dalam pertemanan seharusnya timbal balik, bukan hanya satu arah.

Perlu Introspeksi dan Tindakan

Jika kamu merasa satu atau beberapa tanda di atas ada dalam hubungan pertemananmu, tidak ada salahnya untuk mulai mengevaluasi ulang. Menjaga hubungan yang sehat penting untuk kesejahteraan emosional jangka panjang.

Penting untuk diingat bahwa menjaga jarak dari pertemanan yang tidak sehat bukanlah hal egois—itu adalah bentuk perlindungan terhadap diri sendiri.*

(dc/j006)

Editor
:
0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru