BREAKING NEWS
Rabu, 22 April 2026

10 Program Diluncurkan di Medan, Menaker Yassierli Dorong Pelatihan Vokasi untuk Penuhi Kebutuhan Industri

Raman Krisna - Rabu, 22 April 2026 11:56 WIB
10 Program Diluncurkan di Medan, Menaker Yassierli Dorong Pelatihan Vokasi untuk Penuhi Kebutuhan Industri
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli saat meninjau Pelatihan Vokasi Nasional (PVN) 2026 Batch I di Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Medan, Selasa, 21 April 2026. (foto: Biro Humas Kemnaker)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN – Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan pentingnya pelatihan vokasi sebagai strategi menyiapkan tenaga kerja yang kompeten dan selaras dengan kebutuhan industri.

Pernyataan itu disampaikan saat meninjau Pelatihan Vokasi Nasional (PVN) 2026 Batch I di Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Medan, Selasa, 21 April 2026.

"Inilah langkah konkret bagaimana Kementerian Ketenagakerjaan menyiapkan tenaga kerja melalui pelatihan vokasi," ujar Yassierli.

Baca Juga:

Pelatihan yang digelar di BBPVP Medan mencakup 10 program dari delapan kejuruan, antara lain teknisi AC, practical office, barista, kitchen management, housekeeping management, surveyor, operator forklift, las 6G, instalasi tenaga listrik, hingga menjahit.

Menurut Yassierli, seluruh program tersebut disusun berdasarkan kebutuhan dunia industri dan pasar kerja, sehingga peserta diharapkan memiliki keterampilan yang relevan serta siap bekerja setelah menyelesaikan pelatihan.

Ia juga meminta seluruh balai pelatihan di bawah Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia untuk terus memperluas akses pelatihan bagi masyarakat.

Keterbatasan anggaran, kata dia, tidak boleh menjadi hambatan dalam meningkatkan jumlah peserta.

"Kalau dana terbatas, kepala balai harus aktif menjalin kerja sama dengan industri. Dari situlah kita bisa menyuplai tenaga kerja kompeten sesuai kebutuhan pasar," ujarnya.

Kementerian Ketenagakerjaan menargetkan sebanyak 70 ribu peserta mengikuti Pelatihan Vokasi Nasional sepanjang 2026.

Pada Batch I, jumlah peserta tercatat mencapai 10.405 orang yang tersebar di 21 Balai Latihan Kerja (BLK), 13 satuan pelatihan di bawah Direktorat Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas, serta 46 BLK UPTD.

Yassierli berharap program ini tidak hanya meningkatkan kompetensi tenaga kerja, tetapi juga membuka peluang kerja yang lebih luas sekaligus menjawab kebutuhan tenaga kerja terampil di berbagai sektor industri.*


Editor
: Raman Krisna
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Prabowo Terima Laporan Rosan: Investasi Indonesia Lampaui Target, Kuartal I-2026 Capai Rp498 Triliun Lebih
UU PPRT Disahkan, Jadi Babak Baru Perlindungan Pekerja Rumah Tangga
Kemnaker Salurkan Bantuan Rp32,25 Miliar untuk Pemulihan Ekonomi Sumut dan Aceh
Polda Aceh Limpahkan Tersangka Kasus Ujaran Kebencian ke Kejari Banda Aceh
Polda Metro Jaya Selidiki Laporan Ade Armando dan Abu Janda, Diduga Picu Provokasi dari Video Ceramah JK
Ade Armando dan Abu Janda Buka Suara Usai Dilaporkan soal Video Jusuf Kalla
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru