Senam Bersama di Banda Aceh, Sekda M. Nasir Ajak Warga Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
BANDA ACEH Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, mengikuti kegiatan Senam Pemerintah Aceh bersama ratusan peserta di Kecamatan Banda
NASIONAL
JAWA BARAT – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dilaporkan ke Komnas Hak Asasi Manusia (HAM) atas kebijakannya mengirim siswa yang dianggap nakal ke barak militer milik TNI. Kebijakan ini menuai kritik tajam karena dinilai melanggar hak-hak anak serta tidak memiliki dasar hukum yang jelas.
Laporan disampaikan oleh Adhel Setiawan, salah satu orang tua siswa dari Babelan Kota, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi. Adhel menolak keras metode pembinaan militer terhadap anak-anak yang dianggap bermasalah.
"Materinya juga enggak dikaji terlebih dahulu, dari sisi aspek psikologis maupun hak-hak anak," kata Adhel saat ditemui di kediamannya, Rabu (14/5/2025).
Orang Tua Resah: Tak Ada Transparansi dan Dasar Hukum
Adhel menyampaikan bahwa para orang tua tidak mendapatkan kejelasan mengenai materi apa saja yang diberikan TNI selama pembinaan. Ia menilai pendekatan militer tidak menjamin perubahan positif perilaku anak dan justru menimbulkan keresahan.
"Saya hanya berbicara sebagai orang tua. Sistem pendidikan kita sudah jelas aturannya, tidak perlu metode militer," tegasnya.
Ia menambahkan, Indonesia sudah memiliki Undang-Undang Sistem Peradilan Pidana Anak (UU No. 11 Tahun 2012) yang mengatur penanganan anak dalam konflik hukum. Keterlibatan militer dianggap bertentangan dengan pendekatan pendidikan berbasis perlindungan anak.
Bentuk Kemunduran Peradaban?
Kebijakan Dedi Mulyadi tersebut juga dianggap oleh sejumlah pengamat sebagai kemunduran dalam pendekatan pendidikan dan perlindungan anak. Menurut Adhel, seharusnya pemerintah daerah fokus pada edukasi parenting bagi orang tua dan perbaikan sistem pendidikan, bukan menggunakan pendekatan keras dan represif.
"Kalau ada yang setuju, itu bentuk keputusasaan orang tua yang tidak lagi mampu menangani kenakalan anaknya," tutup Adhel.
Sejumlah organisasi masyarakat sipil dan pemerhati anak juga menyatakan akan memantau kebijakan ini lebih lanjut dan mendesak Komnas HAM untuk menyelidiki pelanggaran hak anak dalam praktik pembinaan berbasis militer.*
(bs/j006)
BANDA ACEH Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, mengikuti kegiatan Senam Pemerintah Aceh bersama ratusan peserta di Kecamatan Banda
NASIONAL
JAKARTA Perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) mendorong semakin tingginya kebutuhan tenaga ahli di
PENDIDIKAN
SIBOLGA Kebakaran hebat melanda Pasar Sibolga Nauli, Kota Sibolga, Sumatera Utara, pada Sabtu malam, 11 Juli 2026. Api yang membakar kaw
PERISTIWA
MEDAN Polres Samosir mengamankan dua personelnya yang diduga terlibat dalam penyalahgunaan dan peredaran narkotika jenis sabu. Kedua ang
HUKUM DAN KRIMINAL
BINJAI Dewan Pimpinan Daerah Brigade Kartini AMPI (DPD BKA) Kota Binjai terus menjalankan kegiatan sosial melalui program Jumat Berkah.
NASIONAL
BATU BARA Satuan Reserse Narkoba Polres Batu Bara mengungkap dugaan peredaran narkotika golongan II jenis Etomidate atau yang dikenal se
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN PTPN I Regional 1 mengungkap dugaan aktivitas penambangan galian C ilegal yang diduga berkedok program cetak sawah di areal Hak Gu
PERISTIWA
MEDAN Kepolisian menutup sementara operasional pasar malam yang berada di Jalan Perhubungan Simpang Beo, Desa Lau Dendang, Kecamatan Per
PERISTIWA
SAMOSIR Dua anggota Polres Samosir diamankan setelah diduga terlibat dalam peredaran narkotika jenis sabu. Keduanya merupakan Aipda ES d
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Direktur Eksekutif Aljabar Strategic Indonesia, Arifki Chaniago, menilai aktivitas politik Presiden ke7 RI Joko Widodo (Jokowi)
POLITIK