Senam Bersama di Banda Aceh, Sekda M. Nasir Ajak Warga Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
BANDA ACEH Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, mengikuti kegiatan Senam Pemerintah Aceh bersama ratusan peserta di Kecamatan Banda
NASIONAL
JAKARTA - Gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) massal kembali mencuat dan menjadi sorotan publik di Indonesia. Hingga 20 Mei 2025, tercatat sebanyak 26.455 kasus PHK terjadi di seluruh Indonesia.
Provinsi Jawa Tengah tercatat sebagai wilayah dengan jumlah PHK tertinggi, diikuti oleh Jakarta dan Riau. Sektor pengolahan, perdagangan besar dan eceran, serta jasa menjadi yang paling terdampak dalam fenomena ini.
Berdasarkan survei yang dilakukan oleh Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), terdapat lima faktor utama yang menyebabkan terjadinya PHK massal di Indonesia. Sebanyak 69,4% pengusaha menyebutkan penurunan permintaan hasil produksi sebagai penyebab utama. Selain itu, 43,3% pelaku usaha melakukan PHK akibat kenaikan biaya produksi yang tidak lagi dapat ditanggung, sementara 33,2% mengaku perubahan regulasi upah minimum menjadi pemicu gelombang PHK ini.
Tekanan dari produk impor dan adopsi teknologi juga menjadi faktor penting. Sekitar 21,4% pengusaha merasa tertekan oleh produk impor yang semakin banyak, sedangkan 20,9% melaporkan bahwa adopsi teknologi mengurangi kebutuhan akan tenaga kerja manusia.
Sektor pengolahan menjadi yang paling parah terdampak, dengan beberapa kasus besar terjadi di perusahaan-perusahaan tekstil. Grup Sritex dan anak perusahaan seperti Bitratex dan Primayudha resmi bangkrut setelah kalah dalam kasasi, yang menyebabkan lebih dari 10.600 karyawan kehilangan pekerjaan di pabrik-pabrik di Sukoharjo, Boyolali, dan Semarang.
Tak hanya itu, PT Sanken Indonesia juga akan menutup pabriknya pada Juni 2025 karena kalah bersaing secara teknologi, yang berujung pada PHK 459 karyawan. Dua pabrik Yamaha di Bekasi dan Jakarta juga mengumumkan akan menghentikan operasionalnya pada akhir 2025, yang mengancam 1.100 pekerja.
Sektor perdagangan besar dan eceran turut merasakan dampaknya. Penurunan permintaan pasar membuat banyak toko dan gerai tidak mampu mempertahankan seluruh tenaga kerjanya. Di sektor jasa, dua pabrik sepatu pemasok Nike, yakni PT Adis Dimension dan PT Victory Ching Luh di Tangerang, telah melakukan PHK terhadap 3.500 karyawan karena penurunan pesanan ekspor.
PHK massal ini menunjukkan betapa rentannya dunia kerja terhadap dinamika ekonomi dan perubahan teknologi. Untuk itu, pemerintah, pengusaha, dan pekerja diharapkan untuk bekerja sama dalam mencari solusi yang dapat mengurangi dampak buruk PHK, salah satunya dengan kebijakan yang berpihak pada stabilitas lapangan kerja serta pelatihan keterampilan baru bagi pekerja yang terdampak.*
(bs/j006)
BANDA ACEH Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, mengikuti kegiatan Senam Pemerintah Aceh bersama ratusan peserta di Kecamatan Banda
NASIONAL
JAKARTA Perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) mendorong semakin tingginya kebutuhan tenaga ahli di
PENDIDIKAN
SIBOLGA Kebakaran hebat melanda Pasar Sibolga Nauli, Kota Sibolga, Sumatera Utara, pada Sabtu malam, 11 Juli 2026. Api yang membakar kaw
PERISTIWA
MEDAN Polres Samosir mengamankan dua personelnya yang diduga terlibat dalam penyalahgunaan dan peredaran narkotika jenis sabu. Kedua ang
HUKUM DAN KRIMINAL
BINJAI Dewan Pimpinan Daerah Brigade Kartini AMPI (DPD BKA) Kota Binjai terus menjalankan kegiatan sosial melalui program Jumat Berkah.
NASIONAL
BATU BARA Satuan Reserse Narkoba Polres Batu Bara mengungkap dugaan peredaran narkotika golongan II jenis Etomidate atau yang dikenal se
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN PTPN I Regional 1 mengungkap dugaan aktivitas penambangan galian C ilegal yang diduga berkedok program cetak sawah di areal Hak Gu
PERISTIWA
MEDAN Kepolisian menutup sementara operasional pasar malam yang berada di Jalan Perhubungan Simpang Beo, Desa Lau Dendang, Kecamatan Per
PERISTIWA
SAMOSIR Dua anggota Polres Samosir diamankan setelah diduga terlibat dalam peredaran narkotika jenis sabu. Keduanya merupakan Aipda ES d
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Direktur Eksekutif Aljabar Strategic Indonesia, Arifki Chaniago, menilai aktivitas politik Presiden ke7 RI Joko Widodo (Jokowi)
POLITIK