Wacana Dukungan Dua Periode Prabowo-Gibran Mengemuka, AHY Nilai Politik 2029 Masih Terlalu Dini
JAKARTA Pernyataan Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Bestari Barus, yang menyebut Presiden ke7 RI Joko Widodo meminta parta
POLITIK
JAKARTA —Menteri Kebudayaan Fadli Zon kembali menjadi sorotan publik setelah pernyataannya yang dianggap mengaburkan fakta sejarah pemerkosaan massal Mei 1998.
Pernyataan tersebut menuai kecaman luas dari berbagai pihak, termasuk aktivis HAM, tokoh perempuan, dan masyarakat sipil yang mendesak Fadli Zon untuk segera meminta maaf.
Polemik bermula ketika Fadli Zon memberikan komentar yang dinilai meremehkan dan membantah kebenaran kejadian pemerkosaan massal yang terjadi saat kerusuhan Mei 1998, saat krisis politik dan ekonomi melanda Indonesia.
Pernyataan tersebut dianggap tidak sensitif dan berpotensi menghilangkan rasa keadilan bagi korban serta keluarga.
Para aktivis menegaskan bahwa peristiwa Mei 1998, termasuk kasus pemerkosaan massal, sudah tercatat dalam berbagai laporan resmi dan pengakuan publik, yang harus dihormati dan tidak boleh dipolitikkan atau diputarbalikkan.
"Menyamarkan fakta sejarah adalah bentuk pengkhianatan terhadap korban dan upaya memadamkan kebenaran," ujar seorang aktivis perempuan yang enggan disebutkan namanya, Sabtu (14/6/2025).
Desakan serupa juga datang dari sejumlah organisasi masyarakat sipil yang meminta lembaga terkait untuk memberikan edukasi dan memastikan narasi sejarah tetap dijaga keakuratannya.
Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, Fadli Zon belum memberikan klarifikasi atau permintaan maaf atas pernyataannya yang kontroversial tersebut.*
(sr/j006)
JAKARTA Pernyataan Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Bestari Barus, yang menyebut Presiden ke7 RI Joko Widodo meminta parta
POLITIK
JAKARTA Polda Metro Jaya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menghormati proses hukum yang tengah berjalan terhadap Roy Suryo dan T
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kuasa Hukum PT Putra Prima Mineral Mandiri (PT PMM), Poltak Silitonga SH MH, melontarkan kritik terhadap penanganan perkara eksp
NASIONAL
BATU BARA Bupati Batu Bara Dr. H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., secara resmi membuka Turnamen Sepak Bola Pemuda Sei Balai Cup II Tahu
OLAHRAGA
BATU BARA Anggota DPRD Kabupaten Batu Bara Daerah Pemilihan (Dapil) I melaksanakan kegiatan Reses Tahap II Tahun 2026 di Desa Sumber Mak
EKONOMI
LANGKAT Dugaan pemalsuan dokumen surat keterangan kelahiran mencuat di salah satu Puskesmas di Kabupaten Langkat. Kasus ini menjadi perh
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Gerakan Cinta Prabowo (GCP) menyerukan konsolidasi nasional relawan sebagai langkah memperkuat dukungan terhadap pemerintahan Pr
POLITIK
JAKARTA Roy Suryo sempat terlibat adu argumen dengan petugas kepolisian menjelang proses pelimpahan tahap II ke Kejaksaan Negeri Jakarta
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa tiba di Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Selatan, Senin (22/6/2026), untuk men
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah kembali menguat pada perdagangan awal pekan, Senin (22/6/2026). Mata uang
EKONOMI