Duka NTT: 47 Nyawa Melayang, Ribuan Rumah Rata Usai Gempa M7,7
MAUMERE Gempa bumi magnitudo (M) 7,7 yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8/2026) menyebabkan 47 orang mening
PERISTIWA
JAKARTA – Anggota Komisi III DPR RI, Yasonna Laoly, menanggapi keras pernyataan kontroversial Menteri Kebudayaan Fadli Zon yang menyebut tidak ada bukti pemerkosaan massal dalam tragedi Mei 1998.
Yasonna menilai pernyataan itu berpotensi menyesatkan sejarah dan menyakiti korban serta penyintas tragedi tersebut.
Yasonna mengutip pidato Presiden ke-3 RI BJ Habibie yang secara tegas mengakui adanya kekerasan seksual terhadap perempuan, khususnya etnis Tionghoa, saat kerusuhan melanda Jakarta dan kota-kota besar lainnya.
"Apakah Habibie sebagai Presiden bohong? Perlu hati-hati jika mau menulis ulang sejarah," tegas Yasonna sambil membagikan video pidato kenegaraan Habibie, Senin (16/6/2025).
Dalam video yang dibagikan, Presiden Habibie menyebut bahwa "huru-hara berupa penjarahan dan pembakaran pusat-pusat pertokoan dan rumah penduduk tersebut bahkan disertai tindak kekerasan dan perundungan seksual terhadap kaum perempuan, terutama dari kelompok etnis Tionghoa."
Yasonna menilai, pihak-pihak yang hidup dan menyaksikan langsung kejadian tersebut masih mengingat jelas betapa tragisnya peristiwa yang terjadi 26 tahun lalu.
Ia mengingatkan bahwa penulisan sejarah bangsa harus dilakukan secara jujur dan terbuka berdasarkan fakta, bukan penyangkalan.
"Penulisan sejarah harus terbuka seluas-luasnya untuk melihat fakta-fakta sejarah yang sesungguhnya," ujar politikus senior PDIP tersebut.
Tak hanya Yasonna, kecaman juga datang dari Komnas Perempuan.
Komisioner Dahlia Madanih menyatakan bahwa pernyataan Menbud Fadli Zon menyakiti para penyintas yang telah memikul trauma selama puluhan tahun.
"Penyintas sudah terlalu lama memikul beban dalam diam. Penyangkalan ini bukan hanya menyakitkan, tapi juga memperpanjang impunitas," tegasnya.
Komnas Perempuan mengingatkan bahwa laporan resmi Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) telah mengonfirmasi adanya pelanggaran HAM dalam tragedi Mei 1998, termasuk 85 kasus kekerasan seksual, di mana 52 di antaranya adalah kasus perkosaan.
MAUMERE Gempa bumi magnitudo (M) 7,7 yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8/2026) menyebabkan 47 orang mening
PERISTIWA
KUALA LUMPUR Polisi Malaysia mengungkap perkembangan baru kasus seorang pilot yang ditangkap di Indonesia karena diduga menyelundupkan leb
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Peristiwa Rengasdengklok menjadi salah satu momen penting menjelang Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Pada 16 Agustus 1945, Soekar
NASIONAL
JAKARTA Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) meminta Apple App Store dan Google Play Store menghapus atau melakukan delisting terh
NASIONAL
JAKARTA Gempa bumi magnitudo (M) 7,7 yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8/2026) berdampak pada sejumlah fasilitas t
PERISTIWA
JAKARTA Indonesia sepakat mengekspor 200.000 ton beras premium ke Malaysia. Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memastikan eksp
EKONOMI
OlehAbdul Hakim ElPROKLAMASI 17 Agustus 1945 dan UndangUndang Dasar 1945 pada hakikatnya merupakan kristalisasi nurani serta kehendak baik
OPINI
BANDA ACEH Polda Aceh memastikan situasi dan kondisi di Aceh tetap kondusif setelah pelaksanaan zikir dalam rangka memperingati Hari Damai
NASIONAL
BANDA ACEH Satu unit Toyota Fortuner bernomor polisi BL 1246 NK terbakar saat terjebak kemacetan di Jalan Residence Danubroto, Gampong Geu
PERISTIWA
BINJAI Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Kota Binjai tahun 2026 mendapat pembekalan mengenai revolusi mental se
PENDIDIKAN