BREAKING NEWS
Jumat, 06 Maret 2026

Kapolda Sumut Minta Maaf di HUT Bhayangkara ke-79: “Jangan Sakiti Hati Masyarakat”

- Selasa, 01 Juli 2025 12:48 WIB
Kapolda Sumut Minta Maaf di HUT Bhayangkara ke-79: “Jangan Sakiti Hati Masyarakat”
Kapolda Sumatera Utara (Sumut) Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto. (foto: nt)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN — Kapolda Sumatera Utara (Sumut) Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat dalam momen peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Bhayangkara yang digelar di Lapangan KS Tubun Mapolda Sumut, Selasa (1/7/2025).

Dalam sambutannya, Whisnu menekankan pentingnya perbaikan sikap seluruh jajaran Polri agar semakin dicintai masyarakat.

"Saya selaku Kapolda meminta maaf kepada masyarakat jika hingga hari ini masih ada anggota kami yang menyakiti hati masyarakat," ujar Whisnu di hadapan peserta upacara dan tamu undangan.

"Tolong rekan-rekan Polri, jangan lagi menyakiti hati masyarakat."

Jenderal bintang dua itu juga menegaskan bahwa Polri, khususnya di wilayah Sumatera Utara, terus berbenah dan berkomitmen memperbaiki pelayanan kepada publik.

"Kami dari pucuk pimpinan hingga ke tingkat Polsek akan terus berbenah. Kami ingin pelayanan semakin baik, agar masyarakat merasa benar-benar terlayani," tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Irjen Whisnu turut mengapresiasi peran serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sumut dan seluruh elemen masyarakat yang telah berkontribusi menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di wilayah Sumut.

"Saya ucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Forkopimda, stakeholder, tokoh agama, dan tokoh masyarakat atas bantuannya kepada Polri. Karena kerja sama semua pihak, Sumut tetap dalam kondisi aman dan kondusif," ucapnya.

Mengulas tema HUT Bhayangkara ke-79 tahun ini, yakni "Polri untuk Masyarakat", Whisnu mengakui sempat merasa kesulitan memaknai tema tersebut karena dinilai sangat singkat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Namun, ia menemukan makna mendalam dari kejadian sederhana di rumahnya.

"Tadi pagi saya mandi, air kamar mandi tergenang. Setelah dicek, ternyata salurannya tersumbat oleh rambut. Dari sana saya belajar, hal kecil seperti rambut pun jika dibiarkan menumpuk bisa berdampak besar," ungkapnya.

"Begitu juga dalam organisasi, perbuatan sekecil apapun bisa memberi pengaruh besar, positif atau negatif, tergantung bagaimana kita menjalaninya."

Editor
: Raman Krisna
0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru