Vonis Korupsi Chromebook Dipangkas Jadi 9 Tahun, Nadiem Melawan ke MA: Target Saya Cuma Bebas
JAKARTA Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Anwar Makarim akan mengajukan kasasi setelah Pengadilan Tinggi
NASIONAL
JAKARTA– Rapat dengar pendapat antara Komisi V DPR RI dengan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), BMKG, dan sejumlah mitra kerja lainnya memanas saat membahas tragedi meninggalnya pendaki asal Brasil, Juliana Marins, di Gunung Rinjani.
Insiden itu terjadi dalam sesi evaluasi pelaksanaan APBN 2025 dan pembahasan anggaran 2026.
Anggota Komisi V DPR, Ghufran Zainal Abidin, menyoroti perlunya evaluasi teknis penyelamatan oleh Basarnas, terutama menyusul kematian Juliana Marins yang menuai sorotan publik internasional.
"Mengevaluasi kembali di antara beberapa program penyelamatan yang selama ini sudah dilakukan, mungkin yang paling heboh soal Juliana yang di Gunung Rinjani, itu sampai IG kepala negara diserbu oleh masyarakat Brasil," ujar Ghufran dalam rapat di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (7/7/2025).
Namun, suasana rapat menjadi panas ketika Ghufran tiba-tiba menghentikan pernyataannya dan menegur Kepala Basarnas, Marsekal Madya Mohammad Syafii, yang dianggap berbicara saat dirinya sedang menyampaikan pendapat.
"Pak, saya lagi bicara ini, Bapak jangan bicara juga. Ya kalau saya lagi bicara, Bapak juga bicara, siapa yang mendengar, Pak. Ya kalau Bapak mau lanjut bicara, saya berhenti saja," kata Ghufran dengan nada kesal.
Melihat suasana memanas, Ketua Komisi V DPR, Lasarus, langsung mengambil alih dan mencoba menengahi.
Ia meminta agar Ghufran melanjutkan pernyataannya dan menyampaikan bahwa Kepala Basarnas sudah siap mendengarkan.
"Silakan dilanjut Pak (Ghufran), sepertinya Pak Kepala Basarnas sudah siap mendengar. Silakan dilanjut," ucap Lasarus.
Namun, Ghufran memilih tidak melanjutkan pernyataannya dan meminta waktu bicaranya dicukupkan.
Ia mengatakan akan kembali menyampaikan pandangannya dalam rapat selanjutnya.
"Sudah, saya cukupkan saja Pak Ketua. Mungkin tidak terlalu penting yang saya sampaikan. Dan waktu lain saya akan bicara lagi," ujarnya.
Ketua Komisi V kemudian menutup sesi dengan mengingatkan seluruh pihak agar menjaga suasana rapat tetap kondusif.
"Baik, terima kasih. Nanti dilanjutkan di tanggal 14. Mohon izin Kepala Basarnas dan Ibu ya, nanti berdiskusinya. Kalau semua merajuk, ruang ini panas, Bu. Capek saya memimpinnya. Jadi kalau anggota ngomong, didengarkan baik-baik, supaya nanti nyambung," ujar Lasarus.
Diketahui, insiden meninggalnya Juliana Marins di Gunung Rinjani beberapa waktu lalu menyita perhatian publik, termasuk masyarakat Brasil.
Banyak netizen dari Brasil membanjiri akun media sosial resmi pemerintah Indonesia, menuntut kejelasan penyebab dan proses penyelamatan terhadap korban.*
(d/a008)
JAKARTA Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Anwar Makarim akan mengajukan kasasi setelah Pengadilan Tinggi
NASIONAL
JAKARTA Roy Suryo melalui tim kuasa hukumnya meminta majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur (PN Jaktim) membatalkan surat dakwaan J
NASIONAL
KARO Krismas Dayanti Br Sihite, salah satu siswi yang menjadi korban dugaan keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Karo, Sumate
PERISTIWA
LANGKAT Sesosok mayat tanpa identitas ditemukan tersangkut di akar pohon bakau di perairan Paluh Gantang, Desa Tapak Kuda, Kecamatan Tanju
PERISTIWA
MEDAN Pencurian tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di sejumlah perkebunan disebut tidak hanya menimbulkan kerugian bagi perusahaan dan p
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Video seorang pria paruh baya yang disebut dianiaya anak kandungnya sendiri viral di media sosial. Peristiwa itu terjadi di Lingkung
PERISTIWA
MEDAN Polisi menangkap seorang pria berinisial R (30) yang diduga menjadi kurir vape mengandung zat etomidate. Sebanyak 668 vape ditemukan
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Sebanyak 29 dari 33 kabupaten/kota di Sumatera Utara (Sumut) mendapat dana tambahan Transfer ke Daerah (TKD). Berdasarkan data per 1
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan pembangunan Puskesmas Tuntungan di Jalan Bunga Melati, Kelurahan Kemenangan Tani
PEMERINTAHAN
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) mengajak Kamar Dagang dan Industri (Kadin) serta pelaku usaha memperkuat kolabora
PEMERINTAHAN