Ngaku Dendam ke Blueray Cargo, Eks Pejabat Bea Cukai Ungkap Alasan Tetap Terima Uang
JAKARTA Mantan Kepala Subdirektorat Intelijen P2 Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC), Sisprian Subiaksono, mengungkap alasan diriny
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA - Aktivis pemuda nasional sekaligus Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI), Benny, menyatakan dukungan penuh terhadap program pengadministrasian dan pendaftaran tanah ulayat yang dijalankan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) di Sumatera Barat.
Ia menilai kebijakan ini sebagai langkah strategis untuk memperkuat perlindungan hukum bagi masyarakat adat sekaligus mendukung pembangunan berbasis kearifan lokal.
"Program ini adalah bukti nyata kehadiran negara dalam mengakui dan melindungi hak-hak masyarakat hukum adat. Namun, keberhasilannya akan maksimal jika sosialisasi benar-benar menyentuh komunitas adat di nagari-nagari," ujar Benny saat ditemui di Jakarta, Sabtu (19/7).
Pelibatan Tokoh Adat Jadi Kunci
Benny menekankan pentingnya pelibatan langsung tokoh adat seperti datuak, ninik mamak, dan pemangku adat dalam kegiatan sosialisasi. Menurutnya, tokoh adat memegang peran sentral sebagai pengelola tanah ulayat secara turun-temurun, sehingga kehadiran mereka bisa memperkuat pemahaman masyarakat sekaligus mempercepat proses legalisasi tanah tanpa menimbulkan kebingungan.
"Partisipasi aktif ninik mamak dan masyarakat adat sangat tepat dan perlu terus ditingkatkan," tambahnya.
Apresiasi untuk Rezka Oktoberia
Dalam kesempatan tersebut, Benny juga mengapresiasi kehadiran Rezka Oktoberia, Staf Khusus Menteri ATR/BPN Bidang Reforma Agraria, yang turun langsung ke lapangan untuk menjelaskan pentingnya reforma agraria kepada masyarakat.
"Kehadiran Ibu Rezka menunjukkan komitmen pemerintah pusat untuk mendengar langsung aspirasi masyarakat. Kami berharap sinergi ini semakin diperkuat dengan kolaborasi tokoh adat dan pemuda nagari," kata Benny.
Tanah Ulayat Sebagai Identitas Budaya
Benny menegaskan bahwa tanah ulayat bukan sekadar masalah administratif, melainkan bagian dari identitas dan keberlanjutan budaya masyarakat Minangkabau.
"Sertifikasi ini penting untuk kepastian hukum sekaligus menjaga warisan leluhur. Ini langkah maju dalam menyatukan hukum negara dan nilai-nilai adat," ujarnya.
Dukungan untuk Pendidikan dan Infrastruktur
Selain itu, Benny mendesak percepatan pembangunan Sekolah Rakyat di nagari-nagari terpencil agar anak-anak mendapat akses pendidikan yang adil dan layak. Ia juga mendukung pembangunan jalan tol di Sumatera Barat, dengan catatan pembangunan harus menghormati tanah ulayat dan kepentingan masyarakat lokal.
"Pendidikan dan infrastruktur adalah hak rakyat, tapi harus dibangun dengan hati. Sertifikasi tanah ulayat menjadi dasar agar pembangunan berjalan tanpa konflik," pungkas Benny.*
JAKARTA Mantan Kepala Subdirektorat Intelijen P2 Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC), Sisprian Subiaksono, mengungkap alasan diriny
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menyebut hasil rapat kerja DPRD Kota Medan sebagai salah satu pijakan penting dalam menga
PEMERINTAHAN
MEDAN Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengatakan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) memiliki modal un
PENDIDIKAN
MEDAN Harga cabai merah yang melonjak sekitar 50 persen diproyeksikan menjadi salah satu penyumbang utama inflasi Sumatera Utara pada Se
EKONOMI
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution menyiapkan dua bentuk dukungan bagi Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (
PENDIDIKAN
MEDAN Kabar duka menyelimuti sivitas akademika Universitas Sumatera Utara (USU). Seorang mahasiswi Program Studi Sastra Inggris, Fakulta
PERISTIWA
MEDAN Satuan Lalu Lintas Polrestabes Medan merilis jadwal dan lokasi terbaru pelayanan Surat Izin Mengemudi (SIM) Keliling di Kota Medan
NASIONAL
JAKARTA Komisi II DPR RI akan memanggil Ombudsman Republik Indonesia (ORI) pada Selasa (29/9/2026) untuk membahas temuan fasilitas di Lapa
NASIONAL
BATU BARA Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Labuhan Ruku terus mendorong peningkatan keterampilan dan kemandirian warga binaan me
NASIONAL
JAKARTA Sidang lanjutan perkara yang menjerat Tifauzia Tyassuma alias Dokter Tifa di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur dijadwalkan kemb
NASIONAL