Surati Prabowo, Andrie Yunus Sebut Pengadilan Militer Kasusnya Tak Legitimate
JAKARTA Aktivis Andrie Yunus menyurati Presiden Prabowo Subianto terkait penanganan kasus penyiraman air keras yang menimpanya. Dalam sura
HUKUM DAN KRIMINAL
DENPASAR - Menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait dampak debu akibat aktivitas bongkar muat material proyek, Bhabinkamtibmas Desa Sumerta Kaja, Aipda Ketut Srinadi, melakukan kunjungan ke Gudang Sementara PT Krisna Jaya Perkasa di Jalan Kenyeri, Banjar Tegal Kuwalon, Desa Sumerta Kaja, Kamis (07/08/2025) pukul 10.30 WITA.
PT Krisna Jaya Perkasa merupakan pelaksana proyek perbaikan trotoar dan jalan yang saat ini tengah berlangsung di sepanjang Jalan Kenyeri. Kegiatan ini sempat menimbulkan keluhan dari sejumlah pemilik toko di sekitar gudang, yang mengungkapkan kekhawatiran terhadap dampak debu terhadap dagangan dan kesehatan para pekerja mereka.
Sebelumnya, pada 4 Agustus 2025, telah difasilitasi pertemuan antara mandor proyek dan pemilik toko oleh Bhabinkamtibmas. Dalam pertemuan tersebut, warga menyampaikan secara langsung maupun melalui media sosial bahwa aktivitas proyek menimbulkan gangguan, khususnya dari debu yang beterbangan saat proses bongkar muat berlangsung.
Sebagai langkah solutif, disepakati bahwa pihak proyek akan segera memasang pembatas berupa seng atau spandek dan meningkatkan frekuensi penyiraman di area kegiatan.
Pada kunjungan lanjutan 7 Agustus, Mandor Proyek menyampaikan bahwa pemasangan pembatas sudah diajukan kepada pimpinan dan materialnya sedang dalam proses pengiriman. Sementara itu, penyiraman area proyek sudah mulai dilakukan lebih intensif untuk menekan dampak debu.
Aipda Ketut Srinadi mengimbau agar pihak proyek terus menjaga komunikasi terbuka dengan warga sekitar dan tanggap terhadap keluhan masyarakat.
"Proyek ini adalah proyek pemerintah untuk kepentingan umum, namun tetap harus dilaksanakan dengan memperhatikan kenyamanan warga sekitar. Komunikasi dan koordinasi adalah kunci," tegasnya.
Kegiatan kunjungan berlangsung aman dan menjadi bukti nyata sinergi antara aparat keamanan, pelaksana proyek, dan masyarakat dalam menjaga ketertiban serta menciptakan lingkungan yang kondusif selama proses pembangunan berlangsung.*
JAKARTA Aktivis Andrie Yunus menyurati Presiden Prabowo Subianto terkait penanganan kasus penyiraman air keras yang menimpanya. Dalam sura
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengusut dugaan pungutan liar (pungli) di Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker). Mantan
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj), Dahnil Anzar Simanjuntak, mengingatkan para Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) untu
NASIONAL
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) mewajibkan seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk
NASIONAL
JAKARTA Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, mengumpulkan pengurus daerah partainya dalam agenda penguatan organisasi di Sekolah Parta
POLITIK
JAKARTA Koalisi masyarakat sipil mendatangi Istanna Kepresidenan, Jakarta Pusat, untuk menyerahkan surat dari korban penyiraman air keras,
NASIONAL
JAKARTA Helikopter PKCFX yang dioperasikan PT Matthew Air Nusantara jatuh di kawasan hutan Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sanggau, Kali
PERISTIWA
JAKARTA Isu perombakan atau reshuffle Kabinet Merah Putih kembali mencuat. Nama Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Laha
POLITIK
JAKARTA Kasus kekerasan terhadap perempuan di ruang digital terus menunjukkan tren peningkatan dalam beberapa tahun terakhir. Pemerintah m
NASIONAL
SEKADAU Kecelakaan helikopter PKCFX milik PT Matthew Air di perbukitan Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, mene
PERISTIWA