5 Jurnalis Hilang Misterius Saat Liput Erupsi Anak Krakatau, IMO Desak Gubernur Banten Gerak Cepat
BANTEN Lima jurnalis hilang kontak saat meliput aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) di Selat Sunda. Ikatan Media Online (IMO) Indo
NASIONAL
JAKARTA — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk menangani kebocoran kekayaan negara yang dinilainya telah terjadi dalam skala besar.
Dalam pidato kenegaraannya di Sidang Tahunan MPR RI, Jumat (15/8/2025), Presiden Prabowo menyampaikan bahwa pemerintah yang dipimpinnya akan lebih mengedepankan penyelesaian dan solusi dibanding mencari pihak yang patut disalahkan.
"Sebagai Presiden Republik Indonesia, saya bertanggung jawab atas jalannya pemerintahan eksekutif dan berkewajiban menegakkan hukum demi kehormatan bangsa. Saat ini kita menghadapi realita kebocoran kekayaan negara dalam skala yang sangat besar," ujar Prabowo dari mimbar Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.
Presiden menyebut kondisi tersebut sebagai net outflow of national wealth, yaitu aliran kekayaan nasional yang terus mengalir ke luar negeri tanpa kontrol yang memadai.
Alih-alih mengarahkan energi untuk mencari pihak yang bertanggung jawab atas kondisi ini, Presiden Prabowo mengajak seluruh elemen bangsa untuk bergerak cepat dalam menyelesaikan permasalahan secara konstruktif.
"Janganlah kita menghabiskan tenaga kita untuk mencari siapa yang salah. Kita tidak punya cukup waktu dan energi untuk terus berdebat. Pemerintah yang saya pimpin harus mengedepankan upaya mencari solusi yang tepat dan cepat atas persoalan ini," tegasnya.
Dalam analoginya, Prabowo menggambarkan kondisi kebocoran kekayaan negara seperti tubuh manusia yang kehabisan darah.
"Ibarat sebuah badan, jika darahnya terus mengalir keluar, maka tubuh itu akan mati. Begitu pula dengan negara kita, jika kekayaan terus mengalir ke luar tanpa kendali, maka kita berisiko menjadi negara gagal," ujarnya penuh keprihatinan.
Untuk itu, Presiden menegaskan perlunya langkah berani meskipun tidak selalu populer.
"Saya berkewajiban untuk mengambil langkah-langkah yang perlu, walaupun sulit dan mungkin tidak disukai oleh sebagian pihak. Tapi langkah tersebut harus diambil demi menyelamatkan kekayaan negara yang seharusnya bisa dinikmati oleh rakyat hari ini, besok, dan untuk generasi mendatang," imbuh Prabowo.
Presiden Prabowo kembali menekankan pentingnya menjaga kedaulatan ekonomi melalui kebijakan yang berpihak pada kepentingan nasional.
Pemerintahannya, menurut dia, akan tetap konsisten dalam menegakkan prinsip transparansi dan keberpihakan kepada rakyat.
BANTEN Lima jurnalis hilang kontak saat meliput aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) di Selat Sunda. Ikatan Media Online (IMO) Indo
NASIONAL
MEDAN Kafilah Kota Medan kembali meraih Juara Umum Musabaqah Tilawatil Qur&039an (MTQ) ke40 Tingkat Provinsi Sumatera Utara (Sumut) 202
PEMERINTAHAN
MEDAN Penyelenggaraan Pertemuan Tingkat Menteri IndonesiaMalaysiaThailand Growth Triangle (IMTGT) ke32 di Kota Medan mendapat apresias
PEMERINTAHAN
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) menyiapkan anggaran Rp67,5 miliar untuk membantu pembangunan dan renovasi 250 rum
PEMERINTAHAN
MEDAN Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengapresiasi inisiatif Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution
PEMERINTAHAN
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution mengusulkan empat skema kerja sama untuk menyatukan potensi ekonomi 10
EKONOMI
MEDAN Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengapresiasi inisiatif Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution
PEMERINTAHAN
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) mendorong Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) memperkuat peran dalam meningk
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menawarkan sejumlah potensi lokal dan peluang kerja sama strategis kepada Duta Besar Korea
PEMERINTAHAN
MEDAN Sedikitnya 3.000 warga memanfaatkan layanan Mal Pelayanan Publik (MPP) Roadshow Medan Selayang pada hari pertama pelaksanaan di Kant
PEMERINTAHAN