Generasi Cerdas Berawal dari Buku: Pesan Sekda Binjai pada Pelajar dan Masyarakat
BINJAI Membaca adalah jendela dunia. Semangat ini kembali diwujudkan di Kota Binjai melalui kegiatan Launching Buku dan Bincang Buku yan
PENDIDIKAN
PALAS - Sebuah video asusila berdurasi 2 menit 58 detik yang diduga melibatkan oknum Kepala Desa (Kades) berinisial ES di Kecamatan Hutaraja Tinggi, Kabupaten Padanglawas (Palas), menghebohkan publik.
Video yang tersebar luas di grup WhatsApp warga itu menampilkan sosok perempuan yang diduga kuat merupakan Kades setempat tengah melakukan video call dengan seorang pria dalam situasi yang tidak pantas.
Warga Kecamatan Hutaraja Tinggi mengaku resah atas beredarnya video tersebut. Mereka mendesak agar pemerintah daerah dan aparat penegak hukum segera bertindak guna menjaga ketertiban dan nama baik daerah yang dikenal sebagai "Tano Adat di Gom-gom Ibadat" itu.
"Kalau ini benar, ya sangat memalukan. Apalagi kalau yang di video itu memang Kades. Rusak citra desa dan daerah kami, bang," ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.
Namun hingga kini, tidak terlihat adanya tindakan tegas dari pihak Pemerintah Kabupaten Palas maupun dinas terkait. Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Muliadi Hasibuan, S.Pd, serta Camat Hutaraja Tinggi Rizwan Daulay, belum memberikan tanggapan apa pun ketika dikonfirmasi oleh awak media pada Sabtu (16/8/2025). Pesan dan panggilan yang dikirimkan pun tidak direspons.
Sikap bungkam dari dua pejabat penting ini semakin membuat publik bertanya-tanya soal keseriusan pemerintah dalam menjaga etika dan kehormatan aparatur desa.
Sementara itu, pihak yang diduga sebagai pemeran dalam video, yakni oknum Kades berinisial ES, juga belum memberikan klarifikasi atau tanggapan hingga berita ini diturunkan. Konfirmasi yang diajukan oleh wartawan juga belum direspons.
Warga menuntut transparansi serta langkah tegas dari pihak berwenang, termasuk kemungkinan pemecatan terhadap oknum Kades jika terbukti bersalah.
"Kami butuh tindakan, bukan pembiaran. Kalau benar itu Kades, harus segera dicopot. Ini bukan hanya aib pribadi, tapi mencoreng nama daerah dan mencederai kepercayaan masyarakat," tegas warga lainnya.
Isu ini kini menjadi buah bibir di berbagai kalangan di Kabupaten Palas. Desakan agar Pemkab Palas, Dinas PMD, dan aparat hukum mengambil langkah cepat dan tegas kian menguat.*
BINJAI Membaca adalah jendela dunia. Semangat ini kembali diwujudkan di Kota Binjai melalui kegiatan Launching Buku dan Bincang Buku yan
PENDIDIKAN
LUBUK PAKAM Pemerintah daerah dan tenaga kesehatan memiliki satu kesamaan pengabdian tulus untuk masyarakat. Hal ini ditegaskan Wakil B
PENDIDIKAN
BALIGE Pemerintah pusat resmi mencabut Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) PT Toba Pulp Lestari (TPL) beserta 27 perusahaan lain
POLITIK
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mulai merombak jajaran pejabat di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Keme
PEMERINTAHAN
JAKARTA Pemerintah Aceh meraih Universal Health Coverage (UHC) Awards 2026 sebagai pemerintah daerah kategori utama atas keberhasilannya
NASIONAL
JAKARTA Jaksa Penuntut Umum Roy Riadi menilai perkara dugaan korupsi program Digitalisasi Pendidikan pengadaan Chromebook di Kementerian
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Tim Penyidik Bidang Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara menetapkan ESK, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek penataan W
HUKUM DAN KRIMINAL
BANDA ACEH Pemerintah Aceh mempercepat identifikasi dan penyiapan lahan untuk pembangunan Hunian Sementara (Huntara) dan Hunian Tetap (H
PEMERINTAHAN
MEDAN Kasus kekerasan yang menewaskan seorang perempuan bernama Lina resmi memasuki meja hijau. Terdakwa David Chandra didakwa membunuh k
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Anggota Komisi III DPR, Abdullah, menegaskan bahwa aparat yang menuduh pedagang es gabus menggunakan bahan spons harus mendapatk
NASIONAL