BREAKING NEWS
Selasa, 21 Juli 2026

Siskamling Akan Aktif Lagi! Kemendagri Target Rampung Akhir September 2025

- Kamis, 18 September 2025 17:54 WIB
Siskamling Akan Aktif Lagi! Kemendagri Target Rampung Akhir September 2025
Ilustrasi. (foto: AI/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
JAKARTA – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) secara resmi mengaktifkan kembali Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) di seluruh wilayah Indonesia.

Kebijakan ini ditargetkan berjalan secara menyeluruh paling lambat akhir September 2025, sebagai langkah konkret menjaga stabilitas dan ketertiban masyarakat di tengah dinamika sosial yang meningkat.

Langkah ini merupakan bagian dari inisiatif Presiden Prabowo Subianto melalui Kemendagri dengan melibatkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) sebagai pelaksana utama di lapangan.

Baca Juga:
Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri, Safrizal ZA, menyebutkan bahwa reaktivasi siskamling merupakan respons atas berbagai aksi kericuhan yang terjadi di sejumlah daerah pada akhir Agustus 2025.

"Kita ingin situasi tetap kondusif, sehingga pembangunan dan ekonomi dapat berjalan. Maka kewaspadaan perlu dibangun kembali melalui siskamling di tingkat RT dan RW," ujar Safrizal seusai memimpin Apel Rapat Kerja Kasatpol PP se-Indonesia di Kampus IPDN Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Kamis (18/9/2025).

Safrizal mengungkapkan bahwa saat ini program siskamling telah aktif di 58% wilayah Indonesia.

Pihaknya menargetkan implementasi penuh di seluruh daerah pada akhir bulan ini.

Dalam pelaksanaannya, Satpol PP dan Linmas diminta tidak hanya fokus pada ketertiban umum dan perlindungan masyarakat, tetapi juga berkontribusi dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.

"Peran Satpol PP dan Satlinmas sangat strategis. Selain mengawal trantibumlinmas, mereka juga harus memastikan perda tentang kebersihan dan ketertiban terlaksana," kata Safrizal.

Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, dalam arahannya melalui video conference, menegaskan bahwa siskamling bukan hanya kegiatan ronda malam biasa, melainkan upaya kolektif berbasis partisipasi warga dalam menciptakan keamanan dan ketertiban dari level paling bawah.

"Trantibumlinmas adalah fondasi pembangunan. Tanpa lingkungan yang aman, mustahil ada kesejahteraan. Karena itu, Satpol PP dan Satlinmas harus menjadi motor penggerak perubahan perilaku masyarakat," tegas Tito.

Kemendagri juga mengapresiasi daerah-daerah yang telah lebih dulu mengaktifkan siskamling, seperti Sumatera Utara dan Kabupaten Bogor, yang dianggap berhasil menjaga stabilitas wilayah dengan dukungan penuh masyarakat.

Reaktivasi siskamling ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan sosial masyarakat terhadap ancaman disinformasi, konflik horizontal, serta gangguan keamanan lainnya.

"Partisipasi aktif warga sangat penting agar tidak mudah terprovokasi isu yang belum tentu benar," pungkas Safrizal.

Dengan adanya program ini, pemerintah berharap keamanan lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi menjadi budaya bersama masyarakat Indonesia dalam menjaga kedamaian dan ketertiban di lingkungan masing-masing.*

(bs/a008)

Editor
: Abyadi Siregar
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Disentil Mendagri, Bobby Nasution Perintahkan Jajarannya: Makanya Jangan Korupsi!
Wagub Sumut Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi, Harga Beras di Tiga Daerah Jadi Sorotan
Satpol PP Padangsidimpuan Tertibkan PKL, Mobil Rongsok, dan Reklame Liar di Sejumlah Titik Kota
Polres Padangsidimpuan Tingkatkan Pengamanan Objek Vital, Fokus Jaga Kantor BRI
Unjuk Rasa Anarkis di Denpasar: Polda Bali Tetapkan 14 Orang Tersangka, Termasuk 4 Anak di Bawah Umur
Dua Kasus Pembunuhan Beruntun di Nias Selatan, Kapolres Ajak Masyarakat Jaga Toleransi dan Kondusifitas
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru