MUI Imbau Warga Bijak Gunakan Toa Masjid Saat Bangunkan Sahur: Jangan Terlalu Keras
JAKARTA Menyambut awal Ramadan 1447 Hijriah yang jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026, Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengimbau masyarakat
NASIONAL
PADANGSIDIMPUAN - Keberadaan puluhan pabrik tahu di Lingkungan 7, Kelurahan Ujung Padang, Kecamatan Sidimpuan Selatan, Kota Padangsidimpuan, dikeluhkan masyarakat sekitar karena limbahnya mencemari Sungai Aek Sibottar.
Himpunan Penjala Seluruh Indonesia (HIPSI) Kota Padangsidimpuan menilai limbah pabrik tahu mengganggu kelestarian Lubuk Larangan Al-Ikhlas yang menjadi sumber kehidupan warga. Ketua HIPSI, Nawawi Lubis, menegaskan pembuangan limbah cair langsung ke sungai sudah mengganggu aktivitas masyarakat, terutama ibu-ibu yang sehari-hari mencuci pakaian di aliran sungai.
"Pembuangan limbah tahu ke Sungai Aek Sibottar menyebabkan pencemaran dan mengganggu mata pencaharian warga yang mengandalkan aktivitas mencuci untuk memenuhi kebutuhan hidup," ujar Nawawi Lubis di Sekretariat HIPSI, Jalan Kenanga, Kecamatan Sidimpuan Utara.Baca Juga:
Nawawi juga menyoroti bahwa praktik tersebut jelas menyalahi Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (UU PPLH), serta Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.
Selain pencemaran air, warga juga mengeluhkan bau menyengat dari limbah tahu yang terbawa arus sungai. Aroma busuk dinilai sangat mengganggu pernapasan masyarakat di sekitar bantaran sungai.
"Setiap hari kami harus mencium bau tengik dari limbah pabrik tahu. Ini sangat meresahkan dan mengganggu kesehatan kami," ujar salah seorang warga Aek Sibottar.
HIPSI meminta pemerintah Kota Padangsidimpuan dan DPRD setempat segera turun tangan menyelesaikan persoalan ini. Menurut Nawawi, keberlangsungan hidup masyarakat sekitar sungai sangat bergantung pada kelestarian Aek Sibottar.
"Kami berharap dinas terkait bersama pemerintah kota benar-benar memperhatikan keluhan masyarakat. Masalah ini harus segera ditindaklanjuti agar tidak terus merusak lingkungan dan mengorbankan warga," pungkas Nawawi Lubis.*
(dv18)
JAKARTA Menyambut awal Ramadan 1447 Hijriah yang jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026, Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengimbau masyarakat
NASIONAL
BINJAI Dewan Pimpinan Daerah Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (DPD AMPI) Kota Binjai menggelar Gebyar Safari Ramadhan di Masjid Agung
NASIONAL
MEDAN Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Mahasiswa Sumatera Utara (PB IMSU), Lingga Pangayumi Nasution, menegaskan bahwa penertiban lapak
PEMERINTAHAN
MEDAN Tren game penghasil uang kembali menarik perhatian masyarakat, kali ini melalui aplikasi Junglee Ludo yang menawarkan saldo DANA g
EKONOMI
MEDAN Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Medan menangkap seorang pria lanjut usia berinisial L (65), yang diduga mencabuli puluhan sisw
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menegaskan tiga arah utama pembenahan pelayanan publik di Kota Medan, yakni percepatan
PEMERINTAHAN
BOGOR Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Organisasi Daerah Kota Bogor resmi membuka Bogor ICMI Islamic Festival (BiiFest) 2026 p
NASIONAL
BANDA ACEH Direktorat Reserse Narkoba Polda Aceh menangkap seorang petani asal Aceh Tengah berinisial AW (58) yang diduga membawa 50 kil
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Surya menegaskan komitmen pemerintah provinsi dalam memperkuat layanan sosial dan penanganan
PEMERINTAHAN
JAKARTA Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menekankan pentingnya peserta Program Pemagangan Nasional (Maganghub) 2025 tidak hanya menda
EKONOMI