Polisi Diserang Saat Tangkap Bandar Narkoba di Belawan, Sabu 32 Gram dan Senapan Angin Disita
MEDAN Aksi penangkapan bandar narkoba di wilayah Belawan, Kota Medan, berujung ricuh setelah petugas kepolisian dari Satresnarkoba Polre
HUKUM DAN KRIMINAL
PADANGSIDIMPUAN - Keberadaan puluhan pabrik tahu di Lingkungan 7, Kelurahan Ujung Padang, Kecamatan Sidimpuan Selatan, Kota Padangsidimpuan, dikeluhkan masyarakat sekitar karena limbahnya mencemari Sungai Aek Sibottar.
Himpunan Penjala Seluruh Indonesia (HIPSI) Kota Padangsidimpuan menilai limbah pabrik tahu mengganggu kelestarian Lubuk Larangan Al-Ikhlas yang menjadi sumber kehidupan warga. Ketua HIPSI, Nawawi Lubis, menegaskan pembuangan limbah cair langsung ke sungai sudah mengganggu aktivitas masyarakat, terutama ibu-ibu yang sehari-hari mencuci pakaian di aliran sungai.
"Pembuangan limbah tahu ke Sungai Aek Sibottar menyebabkan pencemaran dan mengganggu mata pencaharian warga yang mengandalkan aktivitas mencuci untuk memenuhi kebutuhan hidup," ujar Nawawi Lubis di Sekretariat HIPSI, Jalan Kenanga, Kecamatan Sidimpuan Utara.Baca Juga:
Nawawi juga menyoroti bahwa praktik tersebut jelas menyalahi Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (UU PPLH), serta Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.
Selain pencemaran air, warga juga mengeluhkan bau menyengat dari limbah tahu yang terbawa arus sungai. Aroma busuk dinilai sangat mengganggu pernapasan masyarakat di sekitar bantaran sungai.
"Setiap hari kami harus mencium bau tengik dari limbah pabrik tahu. Ini sangat meresahkan dan mengganggu kesehatan kami," ujar salah seorang warga Aek Sibottar.
HIPSI meminta pemerintah Kota Padangsidimpuan dan DPRD setempat segera turun tangan menyelesaikan persoalan ini. Menurut Nawawi, keberlangsungan hidup masyarakat sekitar sungai sangat bergantung pada kelestarian Aek Sibottar.
"Kami berharap dinas terkait bersama pemerintah kota benar-benar memperhatikan keluhan masyarakat. Masalah ini harus segera ditindaklanjuti agar tidak terus merusak lingkungan dan mengorbankan warga," pungkas Nawawi Lubis.*
(dv18)
MEDAN Aksi penangkapan bandar narkoba di wilayah Belawan, Kota Medan, berujung ricuh setelah petugas kepolisian dari Satresnarkoba Polre
HUKUM DAN KRIMINAL
BATU BARA, 4 Juni 2026 Gelombang kekecewaan masyarakat terhadap pelayanan listrik di Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara, semakin mengua
PERISTIWA
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan mendadak ke Wisma Danantara pada Kamis (4/6/2026) siang. Dalam kunjungan tersebut,
POLITIK
JAKARTA Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengungkap dua alasan utama di balik pengangkatan Nanik S Deyang sebagai Kep
PEMERINTAHAN
MEDAN Sengketa lahan antara Kelompok Tani Padang Halaban dan PT Sinar Mas Agro Resources and Technology (SMART) Tbk di Kabupaten Labuhan
PEMERINTAHAN
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution mendorong kolaborasi dengan perusahaan penyedia layanan telekomunikas
EKONOMI
TANJUNGBALAI Plh Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina didampingi Sekretaris Daerah Nurmalini Marpaung, Kepala Bapperida Mariani me
PEMERINTAHAN
MEDAN Indonesia untuk sementara di babak pertama berhasil menang 10 atas Timor Leste pada laga Piala AFF U19 tahun 2026 di Stadion Utam
OLAHRAGA
TANJUNGBALAI Suasana haru dan penuh kehangatan menyelimuti kunjungan Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim Batubara bertemu jemaah haji
PEMERINTAHAN
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap adanya aliran dana rutin sebesar Rp100 juta per pekan yang diterima Wakil Menteri
HUKUM DAN KRIMINAL