Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
JAKARTA — Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul resmi menyerahkan daftar 40 nama calon pahlawan nasional kepada Kementerian Kebudayaan pekan lalu.
Gus Ipul menjelaskan, daftar tersebut merupakan hasil kajian dan penelitian Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Pahlawan Nasional Tingkat Pusat atas usulan dari berbagai provinsi.
"Ada 40 nama secara keseluruhan yang kami usulkan dan telah memenuhi syarat. Sebagian bahkan sudah memenuhi syarat sejak lima hingga tujuh tahun lalu," ujar Gus Ipul dalam konferensi pers, pekan lalu.
Baca Juga:
Daftar nama calon pahlawan itu kini berada di tangan Menteri Kebudayaan Fadli Zon, yang akan melakukan kajian lanjutan bersama sejumlah tokoh, termasuk Menko Polhukam Djamari Chaniago dan Menteri Agama Nasaruddin Umar.
"Hasil kajian ini akan kami sampaikan kepada Presiden Prabowo Subianto untuk diputuskan," kata Fadli Zon.
Berdasarkan dokumen yang diterima, terdapat tiga kategori pengusulan calon pahlawan nasional tahun 2025, yakni usulan baru 2025, usulan tunda 2024, serta usulan memenuhi syarat (diajukan kembali 2011–2023).
Hingga berita ini ditulis, Dewan Gelar belum mengonfirmasi daftar final calon yang akan ditetapkan tahun ini.
Usulan Baru 2025
* KH Muhammad Yusuf Hasyim – tokoh NU, pengasuh Ponpes Tebu Ireng
* Demmatande – pemimpin perlawanan terhadap Belanda, membangun Benteng Salu Banga (1912)
* KH Abbas Abdul Jamil – ulama pendiri NU, pejuang 10 November 1945
* Marsinah – aktivis buruh pabrik dan pejuang hak pekerja
Usulan Tunda 2024
* Hajjah Rahmah El Yunusiyyah – pendiri Perguruan Diniyyah Puteri Padang Panjang
* Abdoel Moethalib Sangadji – pendiri Sarekat Islam
* Ali Sadikin – Gubernur DKI Jakarta ke-7, mantan Menhub Laut
* Letkol (Anumerta) Charles Choesj Taulu – tokoh peristiwa Merah Putih Manado
* Gele Harun – pemimpin Pemerintahan Darurat Lampung 1949
* Letkol Moch Sroedji – gugur di Jember 1949
* Prof. Dr. Aloei Saboe – dokter pejuang pemberantasan kusta
* Letjen (Purn) Bambang Sugeng – Wakil Panglima Besar Jenderal Sudirman
* Mahmud Marzuki – pengibar Merah Putih pertama di Riau
* Letkol (Purn) Teuku Abdul Hamid Azwar – pejuang kemerdekaan Aceh
* Drs. FX Seda – Menteri Keuangan era Soeharto
* Andi Makkasau Parenrengi Lawawo – Datu' Suppa ke-24
* Tuan Rondahaim Saragih – pejuang Batak dijuluki "Napoleon der Bataks"
* Marsekal (Purn) R. Suryadi Suryadarma – Kepala Staf TNI AU pertama
* KH Wasyid – pemimpin Geger Cilegon 1888
* Mayjen (Purn) dr. Roebiono Kertopati – Kepala Lembaga Sandi Negara pertama
Usulan Memenuhi Syarat (2011–2023)
* Syaikhona Muhammad Kholil – ulama pendiri NU
* KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) – Presiden ke-4 RI
* HM Soeharto – Presiden ke-2 RI
* KH Bisri Syansuri – ulama pendiri Ponpes Denanyar, Jombang
* Sultan Muhammad Salahuddin – pengusir Belanda dan Jepang di Bima
* Jenderal (Purn) M. Jusuf – Panglima ABRI era 1978–1983
* HB Jassin – sastrawan, "Paus Sastra Indonesia"
* Prof. Mochtar Kusumaatmadja – Menlu, perumus UNCLOS 1982
* Mr. Ali Sastroamidjojo – Dubes pertama RI untuk AS
* dr. Kariadi – gugur dalam Pertempuran Lima Hari Semarang
* R.M. Bambang Soeprapto Dipokoesoemo – pejuang DI/TII 1949
* Basoeki Probowinoto – pendiri Partai Kristen Indonesia
* Raden Soeprapto – korban G30S 1965
* Mochamad Moeffreni Moe'min – Komandan BKR Jakarta Raya
* KH Sholeh Iskandar – ulama tiga zaman (Belanda, Jepang, RI)
* Syekh Sulaiman Ar-Rasuli – ulama Minangkabau
* Zainal Abidin Syah – Gubernur pertama Irian Barat
* Prof. Dr. G.A. Siwabessy – ahli atom Indonesia
* Chatib Sulaiman – tokoh Pemerintahan Darurat RI di Bukittinggi
* Sayyid Idrus bin Salim Al-Jufri – ulama dan pendiri Alkhairaat*
(bb/a008)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.