294 Santri Ponpes di Sidoarjo Diduga Keracunan MBG, Ada Korban Meninggal?
SIDOARJO Sebanyak ratusan santri dan santriwati Pondok Pesantren Manba&039ul Hikam, Desa Putat, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sido
PERISTIWA
SUMATERA UTARA- Provinsi Sumatera Utara bersiap menjadi salah satu wilayah pionir pengolahan sampah menjadi energi listrik di Indonesia.
Melalui proyek Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) yang akan dimulai pada 2026, pemerintah berupaya mengubah tumpukan sampah di Medan Raya menjadi sumber energi terbarukan, sekaligus menekan krisis lingkungan akibat penumpukan limbah kota.
Program PSEL Medan Raya merupakan bagian dari program strategis nasional yang dilaksanakan di 10 kabupaten/kota di Indonesia.
Baca Juga:
Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Sumut, Heri W. Marpaung, mengatakan program ini akan menjadi solusi permanen bagi persoalan klasik pengelolaan sampah perkotaan.
"PSEL menjadi solusi untuk mengatasi masalah penumpukan sampah di perkotaan. Pelaksanaannya dimulai 2026. Ini tugas bersama agar masyarakat juga memahami pentingnya program ini," ujar Heri saat temu pers di Kantor Gubernur Sumut, Rabu, 12 November 2025.
Sebagai langkah konkret, Pemprov Sumut, Wali Kota Medan Rico Waas, dan Bupati Deliserdang Asri Ludin Tambunan telah menandatangani Kesepakatan Bersama Pemanfaatan Sampah Menjadi Energi Listrik pada 6 November 2025.
Data Dinas LHK Sumut mencatat, Kota Medan menghasilkan 1.200–1.700 ton sampah per hari, sedangkan Deliserdang menambah sekitar 1.400 ton per hari.
Seluruhnya akan diolah di fasilitas PSEL Medan Raya yang berlokasi di TPA Terjun, dengan perluasan area sebesar 5 hektare.
Pembangunan proyek ini juga selaras dengan Rencana Umum Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) PLN 2025–2034, yang menargetkan peningkatan porsi energi baru terbarukan hingga 51 persen.
"PSEL Medan Raya diharapkan menambah pasokan listrik hijau di Sumut. Saat ini akses listrik rumah tangga sudah mencapai 99,81 persen," jelas Heri.
PSEL akan mengolah sampah non-daurlang menjadi listrik, panas, dan bahan bakar alternatif, menekan emisi karbon sekaligus menciptakan lapangan kerja hijau di sektor energi dan pengelolaan limbah.
Pemprov Sumut telah mengirimkan surat dukungan resmi ke Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) dan Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) terkait pembangunan PSEL Medan Raya.
Kementerian Lingkungan Hidup bersama Kemendagri dan perwakilan BPI Danantara juga telah melakukan survei lapangan dan menetapkan TPA Terjun sebagai lokasi utama proyek.
Komitmen Gubernur Bobby Nasution dan Wakil Gubernur Surya terhadap inovasi pengelolaan sampah di Sumut sejalan dengan visi nasional untuk membangun PSEL di 10 daerah, termasuk Jakarta, Bekasi, Yogyakarta, Semarang, Tangerang, dan Bali.
"PSEL bukan sekadar proyek, tapi bagian dari gerakan menuju Sumatera Utara yang bersih, mandiri energi, dan berkelanjutan," tegas Heri.
PSEL Medan Raya menjadi simbol transformasi paradigma pengelolaan sampah di Indonesia dari beban menjadi sumber daya.
Selain mengurangi timbunan sampah, proyek ini juga mempercepat transisi Sumut menuju energi hijau, sekaligus memperkuat ketahanan listrik daerah.
Jika berjalan sesuai jadwal, Sumut akan menjadi provinsi pertama di luar Jawa yang mengoperasikan PSEL berskala besar pada 2026.
Langkah ini diperkirakan akan mendorong percepatan investasi hijau dan memperkuat posisi Sumut sebagai motor energi terbarukan Sumatera.
Melalui PSEL, pemerintah berharap masyarakat tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga bagian dari perubahan menuju pengelolaan sampah yang modern, produktif, dan ramah lingkungan.
Dengan kolaborasi lintas sektor, Sumatera Utara berpeluang menjadi model nasional dalam ekonomi sirkular berbasis energi bersih.*
(am/um)
SIDOARJO Sebanyak ratusan santri dan santriwati Pondok Pesantren Manba&039ul Hikam, Desa Putat, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sido
PERISTIWA
BOGOR Presiden Prabowo Subianto menerima Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono serta Menteri Investasi dan Hilirisasi Ros
NASIONAL
JAKARTA Jumlah penduduk miskin di Indonesia terus menurun sejak awal Reformasi. Namun, penurunan tersebut belum membuat persoalan kemisk
EKONOMI
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto terus mendorong program swasembada pangan sebagai salah satu agenda utama pemerintah. Kebijakan ini di
EKONOMI
KARO Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution memastikan kebutuhan dasar warga terdampak erupsi Gunung Sinabung terpenuhi se
PEMERINTAHAN
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution menginstruksikan percepatan evakuasi warga yang berada di wilayah zona bahaya
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengajak peserta event Jelajah Wisata Budaya (JWB) ke4 menikmati beragam kuliner khas Ko
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mendorong PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Medan mengubah pola pembiayaan bagi
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mendorong peningkatan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan jantung. Upaya tersebut dil
KESEHATAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mendorong PT Kawasan Industri Medan (KIM) Persero memperkuat daya tarik investasi dengan
PEMERINTAHAN