Jeritan Warga Medan Labuhan Diterjang Banjir: 4 Kali Tinggikan Rumah Tetap Apes Kebanjiran
MEDAN Banjir kembali merendam permukiman warga di Kelurahan Besar, Kecamatan Medan Labuhan, Kota Medan, Sumatera Utara, setelah hujan dera
PERISTIWA
MEDAN – Bus listrik kini menjadi pilihan transportasi publik ramah lingkungan di Kota Medan, Sumatera Utara.
Selain tarif yang terjangkau, moda transportasi ini menawarkan kenyamanan tinggi bagi penumpang.
Salah satu penumpang, Alika Zara Tobing, mengatakan perjalanan dari Universitas Sumatera Utara ke Lapangan Merdeka Medan cukup membayar Rp5 ribu.Baca Juga:
Bahkan, jika melanjutkan perjalanan hingga Plaza Medan Fair, tarif tetap sama, cukup satu kali bayar.
"Kalau penumpang memiliki Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) yang terdaftar di titik registrasi resmi, tarifnya lebih murah. Waktu tempuh dari Lapangan Merdeka ke Plaza Medan Fair sekitar 5–10 menit," ujar Alika, Sabtu (15/11/2025).
Kemudahan pembayaran juga menjadi keunggulan bus listrik Medan.
Penumpang dapat menggunakan berbagai kartu uang elektronik seperti E-Money, Brizzi, dan KTM terdaftar, maupun membayar langsung melalui QRIS di layar ponsel.
Selain tarif dan pembayaran yang fleksibel, bus listrik menawarkan fasilitas lengkap untuk kenyamanan penumpang.
Bus ini dilengkapi AC, tempat duduk banyak, sabuk pengaman, kotak P3K, APAR, colokan listrik, tong sampah, dan tombol stop di tiap tiang kursi agar penumpang dapat turun di halte terdekat sesuai kebutuhan.
"Transportasi publik ini sangat membantu perjalanan ke kampus. Selain nyaman, juga lebih cepat," tambah Alika.
Menurutnya, bus listrik sudah cukup efektif untuk kota yang sedang berkembang seperti Medan.
Meski demikian, pengembangan transportasi publik lain, seperti Mass Rapid Transit (MRT), tetap diperlukan untuk meningkatkan mobilitas warga.
Alika juga mengimbau masyarakat Medan agar lebih sering memanfaatkan transportasi publik.
Selain menghemat waktu, moda transportasi ini membantu melindungi penumpang dari panas dan hujan serta mendukung lingkungan lebih bersih.*
(at/ad)
MEDAN Banjir kembali merendam permukiman warga di Kelurahan Besar, Kecamatan Medan Labuhan, Kota Medan, Sumatera Utara, setelah hujan dera
PERISTIWA
LANGKAT Tosa Sembiring (55), penjaga kebun sawit di Desa Garunggang, Kecamatan Kuala, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, tewas setelah did
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Pakar kebijakan publik Universitas Indonesia (UI) Lina Miftahul Jannah mengusulkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang ter
NASIONAL
MEDAN Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Medan membantah kabar yang menyebut Febi Yona, siswi SMK di Karo, mengalami hilang ingatan ak
PERISTIWA
JAKARTA Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah pada perdagangan Kamis (10/9/2026). IHSG turun 88,86 poin atau 1,33 ke level 6
EKONOMI
BANDA ACEH Polresta Banda Aceh memberikan penyuluhan tentang pencegahan kenakalan remaja kepada siswa dan siswi MAN 1 Kota Banda Aceh. Keg
PENDIDIKAN
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) menerima penyerahan uang senilai Rp1,003 triliun dan USD 166 ribu dari PT Pemuka Sakti Manis Indah (PSM
NASIONAL
SERDANG BEDAGAI Kecelakaan maut terjadi di Jalan Tol MedanTebingtinggi, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara. Mobil Hino Du
PERISTIWA
JAKARTA Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat 347 orang menjadi korban kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah provinsi di In
NASIONAL
MEDAN Kasus kematian mantan istri Brigadir I, Winda Lorenza Gowasa, kini naik dari tahap penyelidikan ke penyidikan. Meski demikian, hingg
HUKUM DAN KRIMINAL