BREAKING NEWS
Kamis, 10 September 2026

Dikejar dan Dibacok Berulang Kali hingga Tewas, Penjaga Kebun Sawit di Langkat Jadi Korban Sakit Hati Rekannya Sendiri

Dharma - Kamis, 10 September 2026 18:02 WIB
Dikejar dan Dibacok Berulang Kali hingga Tewas, Penjaga Kebun Sawit di Langkat Jadi Korban Sakit Hati Rekannya Sendiri
Kapolres Langkat AKBP Hannry PH Tambunan didampingi Kepala Satreskrim Polres Langkat, AKP Ghulam Yanuar Lutfi dan Kapolsek Kuala, AKP Samsul Bahri kepada wartawan. (Foto: BERITASUMUT/IST)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

LANGKAT - Tosa Sembiring (55), penjaga kebun sawit di Desa Garunggang, Kecamatan Kuala, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, tewas setelah diduga dianiaya dua rekannya. Polisi menyebut penganiayaan itu dipicu tuduhan korban mencuri buah kelapa sawit milik bos mereka.

Dua orang yang telah ditetapkan sebagai pelaku yakni Jenda Meriah Tarigan (55) dan Sukmo Kujowo (30). Keduanya kini telah ditangkap dan ditahan untuk menjalani proses hukum.

Kasat Reskrim Polres Langkat AKP Ghulam Yanuar mengatakan kedua pelaku diduga sakit hati karena menuduh korban berulang kali mencuri buah sawit milik Gunawan.

Baca Juga:

"Jadi dugaan kedua pelaku ini waktu itu korban yang mencuri karena sudah sering katanya. Sakit hati lah mereka," kata Ghulam dalam keterangan resmi yang diterima, Kamis (10/9/2026).

Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (31/8/2026). Sekitar pukul 15.45 WIB, Sukmo disebut melihat Tosa melintas menggunakan sepeda motor menuju ladang Gunawan.

Sukmo kemudian mendatangi rumah Jenda dan mengajaknya mencari korban. Menurut polisi, Jenda membawa senapan angin dan parang, sedangkan Sukmo membawa parang.

Keduanya lalu menuju ladang Gunawan untuk mencari korban. Saat mendengar suara sepeda motor Tosa, mereka disebut bersembunyi di balik pohon sawit dan menunggu korban melintas.

"Saat korban melintas, Sukmo membacok kepala korban beberapa kali sehingga terjatuh dari motor," ujar Ghulam.

Setelah korban terjatuh, kedua pelaku diduga kembali menganiaya korban. Polisi juga menyebut korban ditembak menggunakan senapan angin.

Tosa kemudian berusaha melarikan diri. Namun, kedua pelaku disebut mengejarnya hingga korban kembali terjatuh dan mengalami penganiayaan berulang.

"Korban sempat terjatuh ke tanah, lalu dibacok. Terus kabur, jatuh lagi, dibacok lagi hingga akhirnya meninggal dunia," katanya.

Setelah kejadian, kedua pelaku membawa sepeda motor korban dan memarkirkannya di dekat jasad korban. Jenazah Tosa baru ditemukan warga pada Kamis (3/9/2026).

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
THM Diduga Beroperasi Lagi Usai Disegel, Pemkab Langkat Laporkan ke Bobby Nasution
Terbukti Rugikan Negara Rp856,8 Miliar dalam Kasus Perambahan Suaka Margasatwa, Akuang Segera Dieksekusi Kejati Sumut
Eks Kadisdik Langkat Dituntut 11 Tahun, Pengacara Kritik Keras Tuntutan Jaksa: Lari dari Fakta Persidangan!
Korupsi Smartboard Langkat, Dirut PT Bismacindo Perkasa Dituntut 13 Tahun dan Uang Pengganti Rp26 Miliar
Kasus Korupsi Smartboard, Eks Kadisdik Langkat Dituntut 11 Tahun Penjara dan Bayar Uang Pengganti Rp2 Miliar
Inspektorat Langkat  Akan Segera Panggil Perangkat Desa Paya Rengas Terkait Laporan Warga
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru