BREAKING NEWS
Kamis, 13 Agustus 2026

Kontroversi Mukota Kadin Tangsel: Anggota Kritik Pembatasan Peserta dan Mekanisme Sentralistik

gusWedha - Rabu, 19 November 2025 07:54 WIB
Kontroversi Mukota Kadin Tangsel: Anggota Kritik Pembatasan Peserta dan Mekanisme Sentralistik
Dodi Prasetya Azahari, Ketua Tim Sukses Calon Ketua Arnovi. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

TANGERANG SELATAN – Keputusan Caretaker Kadin Tangerang Selatan, Agus R. Wisas, untuk tetap melaksanakan Musyawarah Kota (Mukota) Kadin Tangsel pada 30 November 2025 di tengah kontroversi menuai kritik keras dari sejumlah anggota Kadin setempat.

Salah satu pemicu kritik adalah mekanisme penentuan peserta Mukota yang memprioritaskan anggota dengan masa keanggotaan 4, 3, dan 2 tahun.

Anggota menilai kebijakan ini tidak menjamin representasi yang adil dan berpotensi menimbulkan konflik.

Baca Juga:

"Kami sangat menyayangkan pernyataan Caretaker Agus R. Wisas. Mukota memang harus berjalan, tetapi jangan sampai mengorbankan hak suara anggota yang sah," ujar Dodi Prasetya Azahari, Ketua Tim Sukses Calon Ketua Arnovi, dalam keterangan pers Selasa (18/11/2025).

Keputusan membatasi peserta Mukota hanya 200 orang dinilai kelompok anggota sebagai langkah sentralistik dan tidak demokratis.

Mereka menuding langkah ini sebagai upaya untuk memanipulasi hasil musyawarah dan mengurangi partisipasi mayoritas anggota yang sah, yang jumlahnya mencapai 660 peserta sesuai berita acara Pleno 24 Oktober 2025.

Kelompok anggota yang menolak juga menyoroti rujukan Caretaker pada PO 286 (Peraturan Organisasi) sebagai dasar penentuan kuota.

Mereka menegaskan, semangat keterbukaan harus didahulukan, terutama setelah Mukota sebelumnya tertunda pada 25 Oktober 2025 akibat ketidaksiapan panitia.

"Kami mendesak Kadin Indonesia dan Kadin Banten untuk mengkaji ulang keputusan kuota dan proses penunjukan peserta. Jika Mukota dipaksakan, hasilnya berpotensi cacat prosedural dan menimbulkan gugatan hukum baru," tegas Dodi Prasetya.

Kelompok anggota Kadin Tangsel yang keberatan berencana melayangkan surat resmi kepada pimpinan Kadin di tingkat pusat, menuntut pelaksanaan Mukota yang lebih inklusif dan transparan.

Mereka juga menyatakan akan terus melakukan konsolidasi untuk memastikan hak suara anggota terlindungi.

Sementara itu, Caretaker Agus R. Wisas menyatakan, pelaksanaan Mukota tetap sesuai jadwal dan diharapkan mampu menyelesaikan permasalahan internal Kadin Tangsel.*

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Kadin Tangsel Diminta Jalankan Mukota IV Sesuai Aturan, Dodi: Jangan Ada Celah Kecurangan
Kadin Tangerang Selatan Pastikan MUKOTA IV Dilanjutkan, 98 Peserta Dinyatakan Gugur!
Panitia Dinilai Amatiran, Mukota IV Kadin Tangsel Ditunda Sementara
Ketidakbenaran Mukota KADIN Tangsel: Panitia Diduga Memalsukan Data Peserta!
Bobby Nasution Dorong Kepala Daerah di Sumut Beri 'Karpet Merah' untuk Dunia Usaha
Kaya Potensi dan SDM Tangguh, Kadin RI Dorong Sumut Jadi Motor Ekonomi Nasional dari Barat Indonesia
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru