Polres Padang Lawas Gelar Safari Kebangsaan, Perkuat Sinergi Polri–Tokoh Agama Jaga Kamtibmas
- Kamis, 20 November 2025 09:54 WIB
Polres Padang Lawas menggelar kegiatan Safari Kebangsaan, memperkuat hubungan Polri dengan tokoh agama, organisasi masyarakat, serta unsur Forkopimda di Aula Bhayangkari Polres Padang Lawas, Rabu, 19 November 2025. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
PADANG LAWAS – Polres Padang Lawas menggelar kegiatan Safari Kebangsaan sebagai upaya memperkuat hubungan Polri dengan tokoh agama, organisasi masyarakat, serta unsur Forkopimda dalam menjaga kerukunan dan stabilitas keamanan di wilayah Padang Lawas.
Kegiatan berlangsung di Aula Bhayangkari Polres Padang Lawas, Rabu, 19 November 2025.
Wakapolres Kompol Sugianto, S.Pd., mewakili Kapolres Padang Lawas, membuka kegiatan yang turut dihadiri jajaran Kasat Binmas, personel Sat Binmas, serta Tim Safari Kebangsaan Polda Sumut yang dipimpin Kasubdit Binpolmas Ditbinmas Polda Sumut, AKBP Hartono, S.H., M.H..
Hadir pula tim penceramah yang dipimpin KH. Akhmad Khambali, S.E., M.M.
Acara semakin hidup dengan kehadiran tokoh agama, pimpinan organisasi keagamaan, perwakilan pemerintah daerah, dan berbagai elemen masyarakat.
Dalam sambutannya, Kompol Sugianto menegaskan bahwa Safari Kebangsaan menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi antara Polri dan masyarakat.
"Safari Kebangsaan ini adalah ruang bagi Polri untuk mempererat hubungan dengan tokoh agama dan masyarakat. Polri harus terus menjadi perekat kebhinekaan serta berdiri di garda depan menjaga nilai-nilai persatuan," ujarnya.
Ia menekankan bahwa Padang Lawas memiliki potensi kerukunan yang kuat dan perlu dipelihara secara berkesinambungan untuk memastikan stabilitas kamtibmas.
AKBP Hartono dalam arahannya menyoroti peran strategis tokoh agama dalam menjaga suasana kondusif.
"Sinergitas Polri dan para ulama adalah fondasi utama menjaga kamtibmas. Kita harus bersama-sama menolak paham intoleransi, menangkal potensi konflik sosial, dan memperkuat moderasi beragama," ujarnya.