BREAKING NEWS
Minggu, 22 Februari 2026

Bamsoet Dorong Pendirian Center of Russian Geographical Society di Indonesia

Raman Krisna - Sabtu, 29 November 2025 10:53 WIB
Bamsoet Dorong Pendirian Center of Russian Geographical Society di Indonesia
Ketua MPR RI ke-15 Bambang Soesatyo atau Bamsoet menyatakan dukungan Duta Besar Rusia untuk Indonesia Sergei Tolchenov terhadap pendirian Center of Russian Geographical Society (CRGS) di Indonesia. (Foto: dok. MPR RI)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA- Ketua MPR RI ke-15 Bambang Soesatyo atau Bamsoet menyatakan dukungan Duta Besar Rusia untuk Indonesia Sergei Tolchenov terhadap pendirian Center of Russian Geographical Society (CRGS) di Indonesia.

Lembaga ini diinisiasi Perhimpunan Persahabatan Indonesia-Rusia (PPIR) dan akan menjadi pusat kerja sama ilmiah, budaya, dan pariwisata antara kedua negara.

"Indonesia dan Rusia memiliki fondasi sejarah diplomasi yang kuat dan hubungan politik stabil selama 75 tahun. Kini saatnya hubungan itu diperluas melalui kerja sama berdampak langsung bagi masyarakat," kata Bamsoet saat bertemu Dubes Sergei Tolchenov di kediaman Dubes Rusia, Jakarta, Sabtu (29/11).

Baca Juga:

Menurut Bamsoet, CRGS akan memadukan tradisi panjang riset geografi dan lingkungan Rusia dengan kekayaan alam dan budaya Indonesia.

Mulai dari biodiversitas hutan Kalimantan, ekosistem laut Raja Ampat, hingga geopark Gunung Batur, kerja sama ini diharapkan memberi manfaat bagi riset ilmiah, mitigasi bencana, konservasi, dan promosi pariwisata berbasis ekologi.

Data Kementerian Pariwisata menunjukkan wisatawan Rusia merupakan salah satu kelompok turis dengan lama tinggal tertinggi di Indonesia, khususnya di Bali, Lombok, dan Sulawesi Utara.

CRGS nantinya akan membuka jalur Geo-Routes, menggabungkan edukasi, riset, dan pengalaman budaya, yang memberi efek ekonomi bagi pemandu lokal, homestay, dan UMKM wisata.

Bamsoet juga menekankan peluang kerja sama akademik melalui joint research, publikasi ilmiah bersama, pertukaran mahasiswa, hingga sekolah musim panas untuk riset lapangan.

Bidang riset yang diproyeksikan mencakup geomorfologi, pemetaan wilayah dengan citra satelit, perubahan iklim, penataan ruang pesisir, hingga studi keanekaragaman budaya.

Selain riset, CRGS juga berperan sebagai sarana pertukaran pengetahuan antar komunitas kreatif, lembaga kebudayaan, antropolog, penulis, dan wisata sejarah.

"Indonesia berada dalam posisi ideal untuk menjadi mitra riset dan destinasi prioritas bagi komunitas ilmiah dan wisatawan Rusia. CRGS akan menjadi ruang baru bagi kedua bangsa untuk belajar, meneliti, bekerja sama, dan saling memahami," ujar Bamsoet.


Turut hadir dalam pertemuan tersebut, Pendiri/Sekretaris CRGS di Indonesia Suryo Susilo, Wakil Sekretaris Valery Fedortsov, Wakil Bendahara Timotheus Lesmana, serta Sekretaris Kedutaan Rusia Alexander Tamaikin.*


(d/um)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
IAEB 2025: Strategi Perguruan Tinggi Indonesia Memperkuat Jejaring Internasional
Indonesia dan Maladewa Sepakat Hidupkan Kembali Hubungan Bilateral Lewat Kerja Sama Kesehatan Publik
Bamsoet Dukung Usulan Wapres Dipilih MPR: Bisa Kurangi Politik Transaksional dan Perkuat Stabilitas Pemerintahan
Dukung Rekrutmen 24 Ribu Prajurit BTP TNI AD, Bamsoet: Perkuat Ketahanan Pangan dan Hadapi Ancaman Siber
Prabowo Subianto Terima Kunjungan Sergei Shoigu di Istana Merdeka, Jakarta
Presiden Prabowo Kembali ke Indonesia Usai Kunjungan Kenegaraan ke India dan Malaysia
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru