BREAKING NEWS
Kamis, 12 Maret 2026

Bali Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Musim Hujan, BPBD Gelar Apel Siaga Bencana

Fira - Selasa, 02 Desember 2025 16:48 WIB
Bali Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Musim Hujan, BPBD Gelar Apel Siaga Bencana
Pemerintah Provinsi Bali melalui BPBD menggelar Apel Siaga Bencana Hidrometeorologi 2025–2026, Selasa (2/12/2025), untuk memperkuat kolaborasi dan kesiapsiagaan menghadapi puncak musim hujan. (Foto:ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

DENPASAR — Pemerintah Provinsi Bali melalui BPBD menggelar Apel Siaga Bencana Hidrometeorologi 2025–2026, Selasa (2/12/2025), untuk memperkuat kolaborasi dan kesiapsiagaan menghadapi puncak musim hujan.

Apel ini merupakan tindak lanjut mandat Presiden melalui Kementerian Dalam Negeri agar pemerintah daerah mengoptimalkan pencegahan dan penanganan bencana akibat cuaca ekstrem.

Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra, bertindak sebagai inspektur upacara dan menegaskan bahwa kesiapsiagaan bencana adalah tanggung jawab negara yang harus dijalankan secara disiplin, terpadu, dan berkelanjutan.

Baca Juga:

Ia menekankan bahwa mitigasi bencana telah menjadi kebijakan fundamental Bali melalui visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali yang berlandaskan nilai-nilai Sad Kerthi—meliputi perlindungan jiwa manusia, laut dan pesisir, air, hutan, permukiman, serta alam semesta sebagai satu kesatuan ekosistem.

Data BPBD menunjukkan sepanjang Januari–Oktober 2025 Bali mengalami 50 kejadian bencana hidrometeorologi, dengan 41 korban meninggal, 18 luka-luka, 812 warga terdampak, kerusakan 1.463 bangunan, 129 jaringan jalan dan jembatan rusak, serta luas lahan terbakar 76 hektare, dengan kerugian mencapai ±Rp145,4 miliar.

Dibandingkan periode 2024, angka ini menunjukkan peningkatan baik frekuensi maupun dampak bencana di Pulau Dewata.

Memasuki Desember 2025 hingga Februari 2026, curah hujan diprediksi meningkat, dengan potensi banjir di dataran rendah seperti Denpasar, Badung, Gianyar, Tabanan, dan Jembrana, serta risiko longsor di perbukitan Bangli, Karangasem, Buleleng, Tabanan, dan Gianyar.

Sekda menegaskan bahwa kesiapsiagaan harus mencakup personel, peralatan, jalur komunikasi, tempat evakuasi, dan respons cepat.

Kalaksa BPBD Bali, Gede Teja, menyampaikan bahwa seluruh armada, personel TRC, instansi teknis, relawan, dan pecalang telah siap operasi.

Ia menegaskan bahwa kesiapsiagaan tidak bertujuan menimbulkan kekhawatiran, tetapi untuk memastikan masyarakat merasa aman karena pemerintah hadir sebelum bencana terjadi.

BPBD juga mengimbau warga tetap tenang, menghindari aktivitas di sungai, tebing, dan pesisir saat hujan deras, serta segera mengungsi bila situasi memburuk.

Sekda menutup apel dengan menekankan bahwa keselamatan masyarakat adalah prioritas, dan hanya dengan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan Bali dapat melewati puncak musim hujan dengan aman dan terkendali.*

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Sekda Dewa Indra Hadiri Pertemuan Tahunan BI 2025, Tekankan Sinergi untuk Ekonomi Bali yang Tangguh
Putri Koster Dorong PKK Petandakan Kembangkan Kuliner Lokal, Usulkan Dodol Durian Jadi Identitas Desa
Sekda Dewa Indra Pimpin Apel Siaga Bencana, Ingatkan Ancaman Cuaca Ekstrem Bali 2025–2026
Prakiraan Cuaca Bali Hari Ini, Selasa 2 Desember 2025: Sebagian Besar Wilayah Hujan Ringan
Gubernur Koster: Alih Fungsi Lahan, Toko Modern, dan Hak Disabilitas Harus Diatur Tegas
Wagub Giri Prasta Kukuhkan Pengurus Pesparawi Bali, Tekankan Pentingnya Kerukunan Umat Beragama
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru