BREAKING NEWS
Jumat, 20 Februari 2026

Presiden Prabowo Janji Ganti Semua Rumah yang Hanyut akibat Banjir di Sumatera

Adam - Jumat, 12 Desember 2025 16:16 WIB
Presiden Prabowo Janji Ganti Semua Rumah yang Hanyut akibat Banjir di Sumatera
Presiden Prabowo Subianto saat meninjau posko pengungsian di SMP Negeri 2 Wih Pesam, Bener Meriah, Aceh Tengah, Jumat (12/12/2025). (foto: tangkapan layar yt setpres)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

ACEH TENGAH – Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah akan mengganti seluruh rumah warga yang hanyut dan hilang akibat bencana banjir besar yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera.

Hal itu disampaikan Prabowo saat meninjau posko pengungsian di SMP Negeri 2 Wih Pesam, Bener Meriah, Aceh Tengah, Jumat.

Dalam kunjungannya, Presiden menyebut pemerintah telah mengerahkan puluhan helikopter dan pesawat untuk mempercepat penyaluran bantuan.

Baca Juga:

"Kita sudah kerahkan puluhan helikopter, puluhan pesawat. Kita sudah rencana untuk mengganti semua rumah yang hanyut, yang hilang," kata Prabowo melalui siaran kanal Sekretariat Presiden.

Prabowo menekankan bahwa penanganan bencana berskala besar tidak dapat diselesaikan dalam waktu singkat.

Ia meminta masyarakat memahami proses pemulihan yang membutuhkan waktu dan koordinasi lintas instansi.

"Kita butuh kesabaran karena tidak bisa seketika selesaikan semuanya. Saya minta maaf, Presiden Indonesia tidak punya tongkat Nabi Musa," ujarnya.

Presiden juga menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan bencana, mulai dari pemerintah daerah, TNI, Polri, hingga relawan.

Ia memastikan pemerintah pusat akan tetap hadir mendampingi masyarakat yang terdampak.

"Bapak-bapak, ibu-ibu tidak akan sendiri. Kita akan bersama," ucapnya.

Pemerintah sebelumnya mengumumkan estimasi kebutuhan anggaran mencapai Rp51 triliun untuk rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur dasar di tiga provinsi terdampak banjir dan longsor: Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), mengatakan angka tersebut merupakan hasil perhitungan awal Kementerian PUPR.

"Porsi terbesar ada di Aceh," kata AHY usai rapat koordinasi tingkat menteri di Jakarta.

Estimasi itu meliputi perbaikan jaringan jalan dan jembatan, infrastruktur sumber daya air seperti bendung, irigasi dan tanggul, infrastruktur air bersih dan sanitasi, serta prasarana sosial strategis mulai dari sekolah, madrasah, hingga rumah ibadah.

Pemerintah memastikan perhitungan ini akan terus diperbarui seiring pendataan kerusakan di lapangan.*


(at/ad)

Editor
: Abyadi Siregar
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Prodi Kewirausahaan dan D3 Kebidanan UNAR Salurkan Bantuan Bahan Pokok ke Pengungsian Dusun Tombahaya
Diterjang Arus Sungai Kelekar, Jembatan Penghubung Desa di Prabumulih Ambruk
Prodi Kesehatan Masyarakat Universitas Aufa Royhan Salurkan Bantuan Bahan Pokok ke Desa Napa
Polri Kantongi Tersangka Pembalakan Liar di Sumut, Penelusuran Meluas ke Aceh dan Sumbar
Mualem Larang Warga Ambil Kayu Terbawa Banjir Aceh, Ini Alasannya
Musibah Banjir dan Longsor, Khatib Aceh Ingatkan Pentingnya Sikap Altruis
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru