BREAKING NEWS
Selasa, 03 Maret 2026

KSAD Maruli: Penanganan Banjir dan Longsor Sumatera Paling Cepat Sepanjang Pengalaman Saya

Raman Krisna - Senin, 29 Desember 2025 12:33 WIB
KSAD Maruli: Penanganan Banjir dan Longsor Sumatera Paling Cepat Sepanjang Pengalaman Saya
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Maruli Simanjuntak (kedua dari kanan) dalam konferensi pers di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Senin (29/12/2025). (foto: tangkapan layar yt BNPB Indonesia)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Maruli Simanjuntak menilai penanganan pascabencana banjir dan tanah longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat merupakan yang tercepat sepanjang pengalamannya bertugas di militer.

Maruli membandingkan penanganan bencana kali ini dengan sejumlah peristiwa sebelumnya, seperti letusan Gunung Merapi, bencana di Lembata, hingga banjir di Adonara, Nusa Tenggara Timur.

Menurut dia, respons pemerintah dalam bencana di Sumatera saat ini jauh lebih cepat.

Baca Juga:

"Saya perjalanan penugasan tentara sudah berpuluh-puluh kali melakukan bantuan bencana. Ini yang saya berani menyatakan paling cepat," ujar Maruli dalam konferensi pers di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Senin (29/12/2025).

Ia menegaskan, percepatan penanganan terlihat dari pembangunan infrastruktur darurat, terutama jembatan bailey, yang menjadi akses vital bagi distribusi logistik dan mobilitas warga terdampak.

"Tercatat sudah ada 12 jembatan bailey yang dibangun, enam masih dalam proses pemasangan, dan 15 lainnya sedang dalam perjalanan ke lokasi bencana," kata Maruli.

Menurut dia, dalam beberapa pekan ke depan pembangunan jembatan bailey akan terus bertambah seiring percepatan pengiriman material dan pengerahan personel di lapangan.

Selain itu, penyediaan air bersih dan hunian sementara juga terus dikebut.

Maruli menyebut, kecepatan penanganan tidak terlepas dari kepemimpinan langsung Presiden Prabowo Subianto, yang memberikan arahan dan instruksi secara langsung kepada jajaran kementerian dan TNI.

"Presiden memimpin langsung, memberi perintah langsung kepada kami. Itu yang membuat koordinasi menjadi sangat cepat," ujarnya.

Ia menambahkan, pemerintah berharap seluruh pihak tetap menjaga kekompakan agar pemulihan pascabencana dapat berjalan optimal dan kepercayaan masyarakat tetap terjaga.*


Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
KSAD Ungkap Dugaan Sabotase Jembatan Bailey di Wilayah Bencana: Baut Dilepas, Biadab!
3.700 Sekolah Rusak Akibat Banjir dan Longsor di Sumatera, Pemerintah Kejar Pemulihan Jelang Tahun Ajaran Baru
Kemensos Salurkan Rp100,48 Miliar untuk Korban Banjir di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara
Kapolri Terjunkan 10.759 Personel untuk Tangani Banjir di Sumatra, Siap Tambah untuk Percepat Pemulihan
Seluruh RSUD Pascabencana Sudah Beroperasi, Pemerintah Pastikan Layanan Kesehatan dan Pendidikan Pulih
Gempa Magnitudo 4,6 Guncang Kabupaten Agam, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru