Mau Rezeki Lancar dan Hati Tenang? Amalkan Ayat Kursi Sesuai Sunnah
JAKARTA Rezeki bagi setiap manusia bukan semata harta benda. Kesehatan, ketenangan batin, keluarga harmonis, serta kemudahan dalam segal
AGAMA
JAKARTA – Anggota Komisi III DPR RI, Abdullah, meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberikan penjelasan yang lebih rinci dan transparan mengenai penghentian penyelidikan (SP3) atas dugaan korupsi mantan Bupati Konawe Utara, Sulawesi Tenggara, Aswad Sulaiman.
Abdullah menyoroti soal keterlambatan pengumuman SP3 yang baru disampaikan ke publik padahal keputusan sudah diambil pada Desember 2024.
Menurut dia, publik perlu memahami alasan penghentian kasus tersebut agar tidak muncul anggapan bahwa ketidakmampuan menghitung kerugian negara mengalahkan keadilan substantif dalam penegakan hukum.Baca Juga:
"Jangan sampai SP3 dari KPK ini menjadi akhir penegakan hukum atau mereduksi makna hukum pidana korupsi pertambangan menjadi semata-mata persoalan angka," ujarnya, Senin (29/12/2025).
Terkait kurangnya alat bukti, khususnya perhitungan kerugian negara, Abdullah menyarankan KPK dapat berkolaborasi dengan pihak yang memiliki kompetensi audit atas kasus korupsi tersebut.
Ia juga menegaskan Kejaksaan Agung dapat menangani kasus yang dihentikan KPK, selama ada bukti baru dan konstruksi hukum berbeda.
"Esensi kejahatan korupsi di sektor sumber daya alam (SDA) adalah penyalahgunaan kekuasaan yang merugikan negara dalam mengelola SDA untuk kemakmuran rakyat," kata Abdullah.
Sebelumnya, KPK mengonfirmasi telah menghentikan penyidikan kasus dugaan korupsi terkait pemberian izin kuasa pertambangan eksplorasi dan eksploitasi serta izin usaha pertambangan operasi produksi dari Pemerintah Kabupaten Konawe Utara periode 2007-2014.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menjelaskan bahwa penghentian dilakukan karena kurangnya alat bukti setelah dilakukan pendalaman pada tahap penyidikan.
"Tidak ditemukan kecukupan bukti, sehingga KPK menerbitkan SP3 untuk memberikan kepastian hukum kepada pihak-pihak terkait," kata Budi.*
(an/dh)
JAKARTA Rezeki bagi setiap manusia bukan semata harta benda. Kesehatan, ketenangan batin, keluarga harmonis, serta kemudahan dalam segal
AGAMA
OlehIshaq Zubaedi Raqib.USAI melaporkan rasio perkembangan 166 Sekolah Rakyat di 34 provinsi, Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf tampak tida
OPINI
TAPSEL Sertu Alfikri M.R, Babinsa Desa Tolang Julu, Koramil 11/Bahorok, Kodim 0212/TS, menjadi sorotan publik setelah menyelamatkan ratu
SOSOK
JAKARTA Sebanyak tiga wali kota dan tujuh bupati berhasil mempertahankan proposal masingmasing di hadapan Dewan Juri Anugerah Kebudayaa
NASIONAL
JAKARTA Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat bertemu dengan Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Ahmad Muzani di G
NASIONAL
BOGOR Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) DKI Jakarta menggelar silaturahmi perdana di luar wilayah Jakarta. Kegiatan tersebut ber
NASIONAL
BALI Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan kondisi cuaca cerah berawan hingga hujan ringan di sebagian wila
NASIONAL
YOGYAKARTA Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hujan ringan berpotensi mengguyur seluruh wilayah Daerah I
NASIONAL
JAWA BARAT Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hujan ringan mendominasi hampir seluruh wilayah Jawa Barat
NASIONAL
JAKARTA Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hujan ringan berpotensi mengguyur seluruh wilayah DKI Jakarta
NASIONAL