BREAKING NEWS
Rabu, 25 Februari 2026

KSAD Maruli Simanjuntak Akui Belum Pahami Sistem Keuangan untuk Pembangunan Jembatan Pascabencana

Adelia Syafitri - Selasa, 30 Desember 2025 14:23 WIB
KSAD Maruli Simanjuntak Akui Belum Pahami Sistem Keuangan untuk Pembangunan Jembatan Pascabencana
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, saat rapat koordinasi penanganan pascabencana bersama DPR dan pemerintah pusat di Aceh, Selasa (30/12/2025). (foto: tangkapan layar yt TVR PARLEMEN)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

BANDA ACEH – Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, mengaku belum memahami mekanisme sistem keuangan untuk pembangunan jembatan di daerah terdampak bencana di Sumatera.

Pernyataan itu disampaikan saat rapat koordinasi penanganan pascabencana bersama DPR dan pemerintah pusat di Aceh, Selasa (30/12/2025).

"Bahwa sampai dengan saat ini kami belum mengerti sistem keuangannya, Pak. Kita swadaya semua ini," kata Maruli.

Baca Juga:

Rapat koordinasi dipimpin Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad, Cucun Syamsurijal, dan Saan Mustopa.

Selain pimpinan DPR, hadir pula Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri PUPR Dody Hanggodo, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, serta Dirut Telkomsel dan PLN.

Maruli menjelaskan, TNI telah membangun 22 jembatan bailey di seluruh daerah terdampak bencana, sementara Kementerian Pekerjaan Umum menambahkan 14 jembatan bailey.

Selain itu, TNI juga menyiapkan 39 jembatan armco di Aceh.

Namun, pembangunan secara swadaya ini diperkirakan hanya mampu bertahan hingga pertengahan Januari 2026.

"Sementara mungkin sampai pertengahan bulan depan kita masih kuat. Setelah itu ya sudah, keterbatasan pengetahuan prosedur juga menjadi kendala," ujarnya.

Menurut Maruli, selama ini TNI menerima alokasi dana terbatas untuk kebutuhan operasional di lapangan, dan sebagian besar bantuan teknis diberikan oleh Kementerian PUPR.

Meski demikian, ia menegaskan personel TNI tetap menjalankan tugas dengan baik dan tanpa keluhan.

Rapat koordinasi ini menjadi bagian dari upaya mempercepat pemulihan infrastruktur vital di wilayah terdampak, sekaligus memastikan koordinasi antara TNI, pemerintah daerah, dan kementerian terkait berjalan efektif.*

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Bupati Bener Meriah Akui Tak Mampu Tangani Rehabilitasi Pascabencana
Ketua Fraksi Golkar Kritik Keras Sekda Medan Duduk Sejajar Walikota, Rapat Paripurna DPRD Tegang
Patroli Gabungan Kodim 0502 Jakarta Utara: 150 Personel Siaga Jelang Tahun Baru 2026
Bupati Pidie Jaya Desak Pembangunan Huntara dan Huntap Dipercepat, Warga di Pengungsian Terancam Tidak Kondusif
Bupati Aceh Tamiang Minta Aturan Pengelolaan Kayu Banjir ke Kementerian Kehutanan: Mau Diapakan?
Kapolri Beberkan 10 Tantangan Global yang Akan Dihadapi Indonesia Satu Dekade ke Depan
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru