BREAKING NEWS
Rabu, 25 Februari 2026

Polda Aceh Bangun 221 Sumur Bor untuk Pemulihan Pascabencana, Masyarakat Diharap Rawat Bersama

T.Jamaluddin - Rabu, 07 Januari 2026 21:30 WIB
Polda Aceh Bangun 221 Sumur Bor untuk Pemulihan Pascabencana, Masyarakat Diharap Rawat Bersama
Polda Aceh bersama jajarannya telah berhasil membangun 221 sumur bor yang tersebar di 18 kabupaten/kota terdampak banjir dan tanah longsor. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

BANDA ACEHPolda Aceh bersama jajarannya telah berhasil membangun 221 sumur bor yang tersebar di 18 kabupaten/kota terdampak banjir dan tanah longsor.

Program ini merupakan bagian dari upaya pemulihan pascabencana di wilayah Aceh, dengan target total mencapai 300 titik sumur bor.

Kabupaten Aceh Tamiang menjadi daerah dengan pembangunan terbanyak, di mana fasilitas air bersih tersebut sudah dapat langsung dimanfaatkan masyarakat.

Baca Juga:

Selain Aceh Tamiang, pembangunan juga dilakukan di Bireuen, Aceh Timur, Aceh Utara, Pidie Jaya, Pidie, Bener Meriah, Aceh Tengah, Nagan Raya, Aceh Selatan, Aceh Singkil, Gayo Lues, Aceh Tenggara, Aceh Jaya, Aceh Barat, serta Kota Lhokseumawe, Kota Subulussalam, dan Kota Langsa.

Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol. Joko Krisdiyanto, menjelaskan bahwa pembangunan sumur bor ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polri dalam menjawab kebutuhan mendesak masyarakat terdampak bencana, khususnya akses terhadap air bersih.


"Kami mohon kepada masyarakat agar ikut menjaga dan merawat bantuan sumur bor yang telah dibangun Polri. Fasilitas ini diperuntukkan bagi kepentingan bersama, sehingga perlu dirawat agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang dan tidak cepat rusak," ujar Joko, Rabu (7/1/2026).

Ia menambahkan, peran aktif masyarakat sangat penting karena Polri memiliki keterbatasan dalam pengawasan dan perawatan sumur bor di seluruh lokasi yang tersebar.

Masyarakat diminta melaporkan jika terjadi kendala, seperti volume air menurun atau habis, agar pihak kepolisian dapat melakukan revitalisasi.

Program pembangunan sumur bor ini dilakukan dengan penuh keikhlasan dan pengabdian kepada masyarakat, menurut Joko.

Ia berharap seluruh elemen masyarakat dapat memanfaatkan dan menjaga fasilitas tersebut dengan penuh tanggung jawab agar bantuan kemanusiaan ini bisa bermanfaat dalam jangka panjang.

Selain itu, Joko mengajak masyarakat untuk terus mendukung percepatan pemulihan pascabencana yang dilakukan Polri bersama seluruh pemangku kepentingan di Aceh.*

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Wagub Aceh Dampingi Menko Polkam Tinjau Pembangunan Huntap dan Fasilitas Ibadah Pascabanjir, Target Rampung Sebelum Ramadan
Korban Bencana di Sumatra Diprioritaskan Jadi Pekerja Migran
Wagub Aceh Dorong Percepatan Penyerahan Data Pascabencana untuk Bantuan Tepat Sasaran
Miris! Hanya 16 dari 60 KK di Desa Parsalakan Terima Bantuan Beras Pasca Bencana, Warga Desak Presiden Bentuk Tim Khusus
KSAD Maruli Simanjuntak Jelaskan Biaya Rp150 Juta untuk Sumur Bor Korban Bencana: “Bukan untuk Satu Rumah, tapi Satu Desa”
Halmahera Barat Dilanda Banjir Setinggi 3 Meter dan Longsor, Dua Tewas dan Puluhan Rumah Rusak Berat
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru