BRI Peduli Aceh: Salurkan Bantuan Langsung dan Pulihkan Semangat Anak-anak Pascabencana
MEDAN PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) melalui program BRI Peduli menegaskan komitmennya untuk mendukung percepatan pemuliha
NASIONAL
JAKARTA – Ratusan pengemudi ojek online yang tergabung dalam Perhimpunan Ojek Online Indonesia (O2) menggelar unjuk rasa di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (14/1/026).
Aksi ini menuntut percepatan penerbitan Peraturan Presiden (Perpres) yang melindungi hak-hak mitra pengemudi serta menyoroti ketimpangan potongan bagi pengemudi oleh aplikator.
Ketua Umum O2, Cecep Saripudin, menegaskan bahwa massa menagih janji Presiden Prabowo Subianto terkait regulasi transportasi online.Baca Juga:
"Kami pernah mendapatkan pernyataan dari Presiden bahwa Perpres terkait transportasi online akan segera diterbitkan. Hari ini, kami hadir menagih kepastian itu," ujar Cecep.
Dalam aksi tersebut, para pengemudi membawa spanduk besar berisi tuntutan khusus, antara lain:
1. Investigasi perubahan regulasi Kemenhub dari KP 667/2022 yang menetapkan potongan 15 persen menjadi KP 1001/2022 yang menetapkan potongan 15 persen + 5 persen bagi pengemudi.
2. Audit dana 5 persen yang dipungut dari pengemudi untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana.
Cecep menegaskan bahwa aksi ini akan terus dilakukan hingga ada kepastian kapan Perpres tersebut diterbitkan.
"Kami akan terus menjadwalkan aksi sampai pemerintah memberikan kepastian terkait Perpres transportasi online," tambahnya.
Selain isu kesejahteraan dan regulasi, massa juga menyampaikan pesan solidaritas kepada Venezuela, mengecam intervensi Amerika Serikat terhadap kedaulatan negara lain, serta mendesak pembebasan Presiden Venezuela, Nicolas Maduro.
Pantauan di lokasi, arus lalu lintas Jalan Medan Merdeka Selatan ditutup total, sehingga kendaraan dari arah Tugu Tani maupun Jalan MH Thamrin terpantau padat merayap.
Massa juga dilengkapi mobil komando dengan pengeras suara dan musik pengantar aksi.
Aksi ini menjadi sorotan publik karena menyoroti kesejahteraan pengemudi ojek online sekaligus menampilkan dimensi geopolitik, yakni hubungan Indonesia dengan isu global.
Perhimpunan Ojek Online Indonesia menegaskan bahwa kepastian hukum dan perlindungan terhadap mitra pengemudi menjadi tuntutan utama dalam dialog dengan pemerintah.*
(km/ad)
MEDAN PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) melalui program BRI Peduli menegaskan komitmennya untuk mendukung percepatan pemuliha
NASIONAL
BANDARLAMPUNG Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Lampung menyiapkan strategi baru untuk meningkatkan kemampuan akademi
PENDIDIKAN
JAKARTA Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menegaskan bahwa kontrol atas Greenland merupakan hal yang tak bisa ditawar demi kepenti
INTERNASIONAL
BANDARLAMPUNG Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, meminta Bank Pembangunan Daerah (BPD) Lampung untuk meningkatkan penyaluran kred
EKONOMI
JAKARTA Wacana pengalihan mekanisme pemilihan kepala daerah (Pilkada) dari sistem langsung ke DPRD memicu penolakan dari sejumlah warga.
POLITIK
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah memeriksa Wakil Katib Syuriyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) DKI Jakarta, Muzak
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Kapolda Sumatera Utara, Irjen Whisnu Hermawan Februanto, melakukan mutasi terhadap sejumlah Kepala Polisi Sektor (Kapolsek) di jaj
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Seorang nelayan, Irfan alias Ipan Jengkol, divonis delapan tahun penjara atas pembunuhan remaja berusia 16 tahun, Muhammad Rasyid
HUKUM DAN KRIMINAL
JAMBI Seorang guru di SMK Negeri 3 Tanjung Jabung Timur, Agus Saputra, menjadi korban pengeroyokan sejumlah siswa pada Selasa (13/1/2026
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Unit Reserse Kriminal Polsek Medan Timur menangkap seorang pria berinisial M Dhanil, 39 tahun, atas dugaan pencurian baterai mobil
HUKUM DAN KRIMINAL