Survei Poltracking: 72,2 Persen Publik Puas terhadap Kinerja Pemerintahan Prabowo-Gibran
JAKARTA Lembaga survei Poltracking Indonesia merilis hasil survei terbaru mengenai tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja pemerint
NASIONAL
JAKARTA – Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Sugiono, menegaskan bahwa Indonesia tidak boleh bersikap pasif di tengah dinamika global yang semakin keras, kompetitif, dan sulit diprediksi.
Diplomasi Indonesia, menurut Sugiono, harus dibangun di atas kesiapsiagaan, kewaspadaan, dan pendekatan realistis.
"Ketahanan yang bersifat dinamis sangat penting karena ancaman tidak lagi datang dalam bentuk tunggal, dan krisis tidak hadir satu per satu. Dinamika global, cepat atau lambat, akan terasa dalam kehidupan sehari-hari masyarakat," ujar Sugiono dalam Pernyataan Pers Tahunan Menteri Luar Negeri (PPTM) 2026, Rabu (14/1/2026).Baca Juga:
Sugiono menekankan bahwa fenomena global, seperti gangguan rantai pasok yang memicu kenaikan harga bahan pokok, termasuk persoalan politik luar negeri.
Begitu pula dengan perkembangan teknologi yang memperlebar kesenjangan akses pendidikan dan lapangan kerja, serta memburuknya situasi keamanan di sejumlah wilayah, yang berdampak pada keselamatan WNI di luar negeri.
Dalam konteks ini, Sugiono menekankan pentingnya ketahanan nasional yang dibangun dari dalam negeri, bukan dipinjam dari pihak lain.
"Hanya negara yang kuat secara internal yang memiliki daya tawar di tingkat global. Diplomasi ketahanan ini bersifat adaptif dan menjadi pilar fundamental politik luar negeri Indonesia," katanya.
Sugiono juga menyoroti bidang kedaulatan dan pertahanan. Stabilitas nasional tidak datang dengan sendirinya, melainkan harus dikelola secara aktif dengan kepatuhan terhadap hukum internasional.
Prioritas utama, menurutnya, adalah penyelesaian batas wilayah darat dan maritim, yang sepanjang 2025 menunjukkan kemajuan signifikan, termasuk dengan Malaysia, Timor Leste, dan Vietnam.
Di bidang pertahanan, Indonesia membentuk kerja sama strategis dengan Rusia dan Thailand, serta meningkatkan hubungan dengan Vietnam menjadi kemitraan strategis komprehensif.
Tercatat, ada tujuh kerja sama di bidang pertahanan dan 16 perjanjian penegakan hukum dengan berbagai negara, termasuk Australia, Kanada, Prancis, Turkiye, dan Yordania.
Sugiono menekankan bahwa diplomasi dan pertahanan harus berjalan sinergis.
JAKARTA Lembaga survei Poltracking Indonesia merilis hasil survei terbaru mengenai tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja pemerint
NASIONAL
MEDAN Pemerintah Kota Medan bersama Kementerian Keuangan wilayah Sumatera Utara memperkuat sinergi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi d
PEMERINTAHAN
OlehVirdika Rizky UtamaNEGARA tidak pernah hanya memberi nama. Negara memberi tempat kepada sesuatu dengan cara menamainya. Sebelum ada nam
OPINI
Oleh Yakub F. IsmailUJIAN penting kini menghinggapi program Makan Bergizi Gratis (MBG) setelah muncul kabar pencopotan Kepala Badan Gizi Na
OPINI
TANJAB TIMUR Pabrik Kelapa Sawit (PKS) Surya Agro Gemilang (SGAM) di Kabupaten Tanjung Jabung Timur menyatakan berupaya mengikuti harga
PERTANIAN AGRIBISNIS
MEDAN Perum Bulog mencatat capaian baru dalam program pengadaan gabah dan beras dalam negeri. Hingga 3 Juni 2026, realisasi serapan gaba
PERTANIAN AGRIBISNIS
PANGKALPINANG Sidang lanjutan perkara dugaan malapraktik yang menjerat dokter spesialis anak, dr Ratna Setia Asih Sp.A, di Pengadilan Ne
HUKUM DAN KRIMINAL
TANJAB TIMUR Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Kabupaten Tanjung Jabung Timur melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah
PERTANIAN AGRIBISNIS
PASURUAN Taman Safari Indonesia (TSI) II Prigen, Jawa Timur, memperkenalkan empat anak harimau sumatra (Panthera tigris sumatrae) yang l
NASIONAL
JAKARTA Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) resmi mengesahkan Rancangan UndangUndang tentang Perubahan atas UndangUndang Nomor 4 Tahun 2023
EKONOMI