BREAKING NEWS
Kamis, 22 Januari 2026

Tak Kenal Lelah, Relawan MDMC dan UMMAH Terobos Sungai Dengan Sling Demi Layani Warga Terisolasi di Takengon

T.Jamaluddin - Kamis, 15 Januari 2026 11:54 WIB
Tak Kenal Lelah, Relawan MDMC dan UMMAH Terobos Sungai Dengan Sling Demi Layani Warga Terisolasi di Takengon
Relawan MDMC atau Lembaga Penanggulangan Bencana Muhammadiyah menggunakan Sling sebagai alat penyeberangan akibat akses jalan utama dari kampung Berawang menuju kampung Kekuyang, Kecamatan Ketol. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

TAKENGON – Akses jalan dari Kampung Berawang menuju Kampung Kekuyang, Kecamatan Ketol, terputus total akibat banjir dan tanah longsor pada 26 Desember 2025 lalu.

Kondisi ini memaksa relawan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) dan mahasiswa Universitas Mahakarya Muhammadiyah Aceh (UMMAH) menempuh medan ekstrem untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada warga.

Baca Juga:

Relawan menggunakan sling untuk menyeberangi sungai setiap hari, sambil mengantarkan tim medis dan obat-obatan ke posko kesehatan setempat.

"Kami relawan, dalam membantu tim medis, menggunakan sepeda motor untuk berkunjung ke posko. Setiap harinya kami menyebrangi sungai dengan menggunakan sling untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat," ujar Mulyadi Aramiko, relawan mahasiswa UMMAH Aceh Tengah.

Selama 10 hari bertugas di Puskesmas Kekuyang, rata-rata penyakit yang ditangani adalah gatal-gatal, batuk, dan demam, terutama menyerang anak-anak dan lansia yang tinggal di pos pengungsian.

Dr. Ziyaad dari RS PKU Yogyakarta menekankan, pola tidur dan makan yang buruk memperparah kondisi kesehatan warga.

"Sepeninggal kami nanti, diharapkan Puskesmas Kekuyang dapat kembali aktif melayani masyarakat seperti sedia kala," tambahnya.

Ketua POSKORDA Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Aceh Tengah, Yan Budianto, menyampaikan terima kasih kepada seluruh relawan dan tim medis yang telah membantu masyarakat di dataran tinggi Gayo.

Pada Kamis (15/1/2026), dua tim medis dari RS PKU Yogyakarta dan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) masing-masing bertugas di Kampung Kekuyang dan Kecamatan Rusip, dengan jumlah total 30 relawan.

"Semoga Allah SWT membalas kebaikan saudara-saudara sekalian. Terima kasih banyak telah membantu masyarakat Takengon yang terdampak banjir dan tanah longsor," ujar Yan Budianto.

Kisah para relawan ini menjadi bukti nyata dedikasi masyarakat Muhammadiyah dalam memberikan layanan kemanusiaan di tengah bencana, sekaligus mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana alam di dataran tinggi Aceh.*

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Bobby Nasution Blak-blakan: Launching Meriah, Tapi Warga Binjai Gagal Nikmati UHC Prioritas
Tragis, Siswa SD Tewas Tertimpa Pohon Tumbang di Padangsidimpuan
Pemerintah Aceh Bantah Keterlambatan Gaji ASN di Lhokseumawe, Ini Faktanya
Menkes Ungkap Angka Kematian Ibu dan Bayi Masih Tinggi, Jadi Tantangan Menuju Indonesia Emas 2045
Prakiraan Cuaca Aceh Hari Ini, Kamis 15 Januari 2026: Sebagian Besar Wilayah Berawan
BRI Peduli Aceh: Salurkan Bantuan Langsung dan Pulihkan Semangat Anak-anak Pascabencana
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru