BREAKING NEWS
Selasa, 10 Maret 2026

Prabowo Minta Beasiswa LPDP Bidang STEM Diperbesar hingga 80 Persen

Adam - Kamis, 15 Januari 2026 15:09 WIB
Prabowo Minta Beasiswa LPDP Bidang STEM Diperbesar hingga 80 Persen
Presiden Prabowo Subianto. (Foto: ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto meminta jajarannya menghitung ulang skema penerimaan beasiswa nasional agar jumlah penerima dapat diperluas.

Kepala negara menilai perluasan akses beasiswa penting agar semakin banyak anak bangsa memperoleh kesempatan menempuh pendidikan tinggi.

Arahan tersebut disampaikan Prabowo kepada Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi serta Menteri Sekretaris Negara.

Baca Juga:

"Bapak Presiden memberikan arahan kepada kami untuk mencoba menghitung ulang dan memformulasikan kembali bagaimana memperbesar jumlah penerima beasiswa," kata Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis, 15 Januari 2026.

Prasetyo mengatakan, pemerintah telah memaparkan data jumlah mahasiswa kepada Presiden.

Dari sekitar 9,9 juta mahasiswa yang tengah menempuh pendidikan di Indonesia, baru sekitar 1,1 juta yang memperoleh beasiswa melalui berbagai skema, termasuk Kartu Indonesia Pintar (KIP).

"Dilaporkan juga kepada Bapak Presiden berapa jumlah mahasiswa yang sedang belajar, kemudian berapa yang sudah mendapatkan beasiswa dalam berbagai bentuk. Salah satunya KIP yang baru sekitar 1,1 juta penerima," ujar Prasetyo.

Selain mendorong peningkatan jumlah penerima, Prabowo juga meminta agar alokasi beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) lebih difokuskan pada bidang sains, teknologi, teknik, dan matematika atau science, technology, engineering, and mathematics (STEM).

Presiden berharap porsi beasiswa LPDP untuk bidang tersebut dapat mencapai lebih dari 80 persen.

"Beliau berharap alokasi beasiswa LPDP ke bidang STEM bisa di atas 80 persen," kata Prasetyo.

Menurut Prasetyo, kebijakan tersebut sejalan dengan fokus pemerintah untuk mengejar ketertinggalan Indonesia dalam penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Pemerintah menilai penguatan sumber daya manusia di bidang STEM menjadi kunci dalam mendukung agenda pembangunan nasional dan daya saing global.*

Editor
: Adam
0 komentar
Tags
beritaTerkait
UMKM dan Investasi Meningkat, Bobby Nasution Ciptakan Iklim Ekonomi Sumut Kondusif
Anti-Bullying di Sekolah, GPIB Gelar Roadshow di SMPN 167 Jakarta Timur
KIP Putuskan Sembilan Data Ijazah Jokowi Tidak Lagi Dirahasiakan, Ini Reaksi KPU
KIP Kabulkan Gugatan, Salinan Ijazah Presiden Jokowi Harus Diberikan ke Publik
Prabowo Semprot Bos BUMN Rugi: “Nggak Tahu Malu, Ndableg!”
iPhone Lipat Resmi Meluncur! Intip Empat Model Baru Apple 2026
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru