BREAKING NEWS
Kamis, 22 Januari 2026

Anak-Anak Pidie Jaya Kembali Ceria Usai Banjir Bandang Berkat Dukungan Psikososial KawanMU

T.Jamaluddin - Senin, 19 Januari 2026 16:33 WIB
Anak-Anak Pidie Jaya Kembali Ceria Usai Banjir Bandang Berkat Dukungan Psikososial KawanMU
KawanMU Aceh mengadakan kegiatan dukungan psikososial, membawa senyum dan tawa anak-anak Meunasah Lhok, Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, Sabtu (18/1/2026). (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

PIDIE JAYA — Senyum dan tawa anak-anak Meunasah Lhok, Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, kembali terlihat setelah mengikuti kegiatan dukungan psikososial yang digelar KawanMU pada Sabtu (18/1/2026).

Ketua Regu KawanMU Aceh menjelaskan, kegiatan ini bertujuan untuk mengembalikan keceriaan dan semangat anak-anak pascabencana banjir bandang yang melanda wilayah tersebut.

Aktivitas dilakukan melalui permainan bola dan interaksi langsung antara relawan dan anak-anak.

Baca Juga:

"Kegiatan sederhana seperti bermain bola ternyata mampu menghadirkan kegembiraan. Anak-anak tidak larut dalam kesedihan akibat bencana," ujar Ketua Regu KawanMU Aceh.

Kondisi pascabencana menyebabkan banyak aktivitas anak-anak terhenti. Banyak di antaranya menunjukkan penurunan semangat belajar karena seragam dan perlengkapan sekolah rusak atau hilang.

Beberapa anak bahkan terlihat duduk di pinggir jalan menunggu bantuan, sementara aktivitas belajar mulai terganggu.

Melihat kondisi itu, relawan KawanMU hadir untuk memberikan dukungan emosional serta motivasi.

Permainan dan interaksi hangat mampu menghadirkan kembali senyum dan semangat anak-anak.

"Abang jangan selesai dulu, masih belum magrib ini," ungkap anak-anak penuh antusias.

Ke depan, KawanMU berkomitmen untuk terus memfasilitasi penyintas, khususnya anak-anak, melalui penyediaan alat bermain dan program dukungan psikososial berkelanjutan.

Langkah ini diharapkan dapat membantu mengurangi trauma dan menumbuhkan kembali semangat anak-anak dalam menatap masa depan.*


Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Nusron Wahid Sebut 1,6 Juta Hektare Hutan Sumatera Sudah Tidak Lagi Hutan
Sertifikat Tanah Hilang Akibat Bencana? Negara Tetap Mengakui Hak Pemilik
Tahap Administrasi Selesai, 10 Calon Pimpinan Tinggi Pratama Aceh Melaju ke Seleksi Berikutnya
Program Makan Bergizi Gratis di Desa Manukaya, Polres Gianyar Pastikan Distribusi Lancar
Berburu Biawak, Pelajar Jember Lompat ke Sungai dan Hilang, Ditemukan Meninggal
Gelapkan Uang Perusahaan Rp 29 Juta, Sales PT Natural Nutrindo Dipenjara 3 Tahun
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru