BREAKING NEWS
Kamis, 22 Januari 2026

Bupati Batu Bara Ikuti Hari Kedua Rakernas XVII Apkasi di Batam

Muhammad Taufik - Selasa, 20 Januari 2026 12:49 WIB
Bupati Batu Bara Ikuti Hari Kedua Rakernas XVII Apkasi di Batam
Menteri Pertanian Republik Indonesia, Andi Amran Sulaiman, sebagai narasumber utama.dalam Rapat Kerja Nasional XVII Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia yang digelar di Aston Hotel Grand Lotus, Batam, Senin (19/1/2026). (Foto: ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

BATAM Bupati Batu Bara, H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., melanjutkan keikutsertaannya dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVII Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) yang digelar di Aston Hotel Grand Lotus, Batam, Senin (19/1/2026).

Kehadiran Bupati Batu Bara menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Batu Bara dalam memperkuat sinergi dan peran strategis pemerintah daerah di tingkat nasional.

Hari kedua pelaksanaan Rakernas XVII Apkasi Tahun 2026 menghadirkan Menteri Pertanian Republik Indonesia, Andi Amran Sulaiman, sebagai narasumber utama.

Baca Juga:

Dalam paparannya, Menteri Pertanian menegaskan bahwa kunci transformasi sektor pertanian Indonesia menuju negara maju tidak semata-mata terletak pada besarnya anggaran, melainkan pada keberanian mengambil kebijakan yang berpihak pada efisiensi dan hilirisasi.

Menteri Pertanian juga mendorong para bupati, termasuk Bupati Batu Bara, untuk menjadi eksekutor di garda terdepan dalam mengubah wajah komoditas unggulan daerah dari sekadar ekspor bahan mentah menjadi produk bernilai tambah tinggi.

"Kebijakan yang keliru jauh lebih berbahaya daripada seorang penjahat. Sebaliknya, kebijakan yang tepat dapat menghemat triliunan rupiah hanya melalui selembar kertas," ujar Menteri Pertanian saat memberikan paparan di hadapan para kepala daerah. Sesi tersebut dimoderatori oleh Bupati Minahasa Utara.

Sebelumnya, rangkaian agenda hari kedua Rakernas diawali dengan presentasi bisnis dari The International Business Association (IBA) yang membuka peluang kerja sama global dengan pemerintah kabupaten.

Selanjutnya, Kepala Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah Kementerian Pekerjaan Umum, Bob Arthur Lombogia, memaparkan materi bertema Penguatan Infrastruktur Dasar Kabupaten untuk Mendukung Konektivitas, Layanan Publik, dan Hilirisasi Ekonomi Daerah dalam Kerangka Asta Cita.

Agenda berlanjut dengan paparan Direktur Penyaluran Dana Sektor Hulu Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP), Normansyah Syahruddin, yang mengangkat tema Optimalisasi Dana Perkebunan untuk Hilirisasi, Produktivitas Perkebunan Rakyat, dan Penguatan Ekonomi Kabupaten Penghasil. Sesi ini dimoderatori oleh Bupati Luwu Utara.

Rangkaian kegiatan Rakernas XVII Apkasi Tahun 2026 hari kedua ditutup dengan diskusi panel yang menghadirkan empat narasumber, yakni Titi Anggraini (Perludem), Feri Amsari (Guru Besar Universitas Andalas), Prof. Irfan Ridwan Maksum (Guru Besar Universitas Indonesia), serta Herman N. Suparman (Direktur Eksekutif KPPOD).

Diskusi tersebut membahas isu revisi Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2024 serta wacana pemilihan kepala daerah melalui DPRD, dengan moderator Bupati Trenggalek.

Melalui keikutsertaan aktif Bupati Batu Bara dalam Rakernas XVII Apkasi ini, diharapkan berbagai gagasan dan kebijakan strategis nasional dapat diimplementasikan secara optimal di Kabupaten Batu Bara demi mendorong pembangunan daerah yang berkelanjutan.*

Editor
: Adam
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Panglima TNI Resmikan Masjid Berkubah Baret Merah di Bandung Barat, Simbol Sinergi Iman dan Pengabdian
Restorative Justice Ditempuh, Rismon Sianipar Tegaskan Perkara Belum Selesai
Tiga Rumah Ludes Terbakar di Tanjungbalai, Oknum Mengaku Damkar Minta Uang Korban
15 Syaban 2026 Hanya Dua Minggu Lagi, Ini Amalan yang Dianjurkan Nabi SAW
Polisi Aceh Tangguh Tangani Bencana Alam, Kapolda: “Tulus dan Sabar Melayani Masyarakat”
Restorative Justice, Eggi Sudjana-Damai Hari Lubis Bebas dari Dugaan Fitnah Ijazah Jokowi
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru