Kemhan RI bersama PWI Pusat memfinalisasi peserta dan seluruh kelengkapan pelaksanaan Diklat Bela Negara Wartawan PWI, Jumat, 23 Januari 2026. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
Sejumlah agenda utama dalam pelatihan tersebut meliputi kegiatan outbound, immersive learning, serta pembekalan yang bertujuan membangun mental, disiplin, kepemimpinan, dan solidaritas peserta.
Wakil Ketua PWI Bidang Hankam TNI/Polri, Badar Subur, menyatakan bahwa konsep DiklatBela NegaraWartawanPWI merupakan hasil kesepakatan pimpinan PWI bersama Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin.
"DiklatBela Negara ini menekankan penguatan mental, disiplin, dan solidaritas wartawan sebagai bagian dari pertahanan bangsa dan negara," kata Badar.
Dari sisi teknis, seluruh peserta akan menjalani pemeriksaan kesehatan sebelum mengikuti pelatihan.
Peserta yang dinyatakan memenuhi syarat akan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan selama tiga hari dan berhak memperoleh Sertifikat Bela Negara.
Kepala Pusat Kompetensi Bela Negara BPSDM Kementerian Pertahanan, Brigadir Jenderal TNI Ferry Trisnaputra, menegaskan kesiapan pihaknya mendukung penuh kegiatan tersebut.
"Kami siap dan merasa terhormat bisa menyambut para wartawan PWI," ujar Ferry.
Rapat koordinasi juga menegaskan tata tertib peserta, termasuk pembatasan penggunaan telepon genggam, larangan merokok di barak, serta pengaturan jam istirahat malam sebagai bagian dari pembinaan mental, disiplin, dan tanggung jawab kebangsaan.*