Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
Karena itu, pembangunan infrastruktur berat di pesisir justru berisiko memperparah kondisi tanah.
Ia juga menyoroti masifnya pembangunan kawasan pesisir, seperti deretan hotel di Semarang, yang mempercepat penurunan muka tanah akibat penyedotan air tanah berlebihan.
Kondisi tersebut, menurutnya, telah mencapai titik mengkhawatirkan.
"Tidak ada teknologi yang bisa menghentikan es kutub mencair. Jadi solusinya harus realistis dan alami. Kalau pembangunan terus dipaksakan, subsidensinya tidak terbatas," ujarnya.
Eddy menegaskan, kombinasi pemecah gelombang alami, relokasi penduduk, serta pembatasan eksploitasi pesisir merupakan kunci perlindungan jangka panjang kawasan Pantura.
Pendekatan ini dinilai lebih efektif dibandingkan pembangunan struktur beton berskala besar yang justru membebani wilayah pesisir yang kian rapuh.*
(oz/ad)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.